Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

3 Terduga Pelaku Penyerangan Pos Koramil Kisor Diringkus Tim Gabungan TNI-Polri

loading...
3 Terduga Pelaku Penyerangan Pos Koramil Kisor Diringkus Tim Gabungan TNI-Polri
Aparat gabungan TNI-Polri menangkap satu dari tiga terduga pelaku penyerangan Pos Koramil Kisor. Foto/Ist.
MANOKWARI - Tim gabungan TNI-Polri terus memburu anggota kelompok Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Kisor, Kabupaten Maybrat, Papua Barat. Anggota KNPB ini menjadi pihak yang bertanggungjawab terhadap penyerangan Pos Koramil Kisor, hingga mengakibatkan empat prajurit TNI AD gugur.

Baca juga: Kontak Senjata dengan KKB Pecah di Distrik Kiwirok, 1 Prajurit TNI Tertembak

Sebelumnya sempat ramai kabar Ketua KNPB Kiros, Silas Ky dan dua anak buahnya ditangkap tim gabungan TNI-Polri. Penangkapan itu dikabarkan dilakukan di dekat Kali Kamundan, Minggu (12/9/2021) pukul 12.00 WIT.





Terkait penangkapan tersebut, Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Adam Erwindi mengatakan, dari hasil konfirmasi ke Kapolres Sorong Selatan, AKBP Choirudoin, tim gabungan TNI-Polri telah menangkap tiga orang yang diduga pelaku penyerangan Pos Koramil Kisor.

Baca juga: Cantiknya Bikin Meleleh, Mojang Bandung Ini Sukses Bikin Klip Video Mirip Joy Red Velvet

Dia belum memastikan apakah yang ditangkap tersebut merupakan Silas ky atau bukan. "Sampai saat ini saya konfirmasi ke Kapolres Sorong Selatan, AKBP Choirudin, belum ada penangkapan Ketua KNPB Kisor, Silas Ky," tegas Adam Erwindi.

Sementara untuk tiga pelaku yang berhasil ditangkap, dia menyatakan saat ini masih diperiksa secara intensif oleh penyidik kepolisian. "Memang kemarin ada tim gabungan TNI-Polri di pimpimpin langsung Dansat Brimob, Kapolres Sorong Selatan, Kapolres Persiapan Maybrat, dan Dandim Maybrat. Tim gabunganmenangkap tiga orang, dan masih diperiksa," tuturnya.

Baca juga: Setubuhi 2 Wanita Hamil Tua, Pimpinan Ponpes Mengelabuhi Suami Korban

Adam Erwindi menegaskan, pihaknya akan memberikan informasi dan perkembangan situasi keamanan dan proses penegakan hukum kepada wartawan jika informasi tersebut valid. "Nanti bila ada perkembangan informasi, akan kami sampaikan ke rekan-rekan jurnalis," tandasnya.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top