Kontak Senjata dengan KKB Pecah di Distrik Kiwirok, 1 Prajurit TNI Tertembak

Senin, 13 September 2021 - 14:54 WIB
loading...
Kontak Senjata dengan...
Kontak senjata antara Satgas Pamtas Yonif 403/WP dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Lamek Taplo pecah di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Senin (13/9/2021). Foto ilustrasi/SINDOnews
A A A
OKSIBIL - Kontak senjata antara Satgas Pamtas Yonif 403/WP dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Lamek Taplo pecah di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua , Senin (13/9/2021). Dari informasi, kontak senjata tersebut terjadi sekira pukul 09.45 WIT, saat aparat TNI AD tengah melakukan patroli. Dalam baku tembak itu, seorang prajurit TNI AD, dari anggota Pos Pamtas Yonif 403/WP, Prada Ansar dilaporkan terkena tembak di lengan kanan.

Informasi lainnya menyebutkan bahwa satu gedung Puskesmas, satu gedung bank perwakilan dan sejumlah rumah penduduk di wilayah itu dibakar oleh KKSB.

Baca juga : Miris! Tempat Rapat Penyerangan KKB ke Posramil Kisor hanya Berjarak 400 Meter dari TKP

Dari informasi lainnya yang didapatkan sesuai laporan pihak keamanan setempat, diketahui bahwa KKB wilayah Ngalum Kupel yang saat ini berada di Puncak Gunung Wina (perbatasan antara Distrik Kiwirok dan Distrik Batom) berjumlah 21 orang dengan pimpinan Lamek Alepki Taplo, dengan perbekalan 7 pucuk senjata api campuran.

Aparat keamanan juga telah mengendus pergerakan kelompok bersenjata tersebut, dimana diketahui sekitar 25 orang simpatisan kelompok yang diklaim pemerintah Indonesia sebagai Kelompok Separatis Teroris Bersenjata (KSTB) dari Distrik Oksop bergerak menuju Distrik Batom dengan tujuan untuk bergabung bersama 21 orang yang sudah berada di puncak Gunung Wina dengan membawa 7 pucuk senjata api campuran, panah, dan parang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot Pesawat AMA PK-RCY...
Pilot Pesawat AMA PK-RCY yang Dibakar di Bandara Ipdeheik Papua Tewas
Breaking News! Pesawat...
Breaking News! Pesawat Dibakar OTK di Bandara Ipdeheik Yahukimo Papua
Pemerintah Perkuat Kopdes...
Pemerintah Perkuat Kopdes Merah Putih untuk Bangun Papua
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Update Ledakan Bom Sisa...
Update Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua: 19 Orang Terluka, 55 Mengungsi
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Investasi Jangka Panjang:...
Investasi Jangka Panjang: Kolaborasi Pendidikan demi Masa Depan Berkelanjutan di Papua
Rekomendasi
Kapolri Anugerahi Medali...
Kapolri Anugerahi Medali Kehormatan ke Prabowo, Bukti Kuatnya Sinergi Pemerintah-Polri
Kisah Fathan Diterima...
Kisah Fathan Diterima Kuliah Gratis di UGM, Anak Penjual Kantin yang Pantang Menyerah
Kartu Merah Kontroversial...
Kartu Merah Kontroversial Warnai Langkah Amerika Serikat ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Pilot Pesawat AMA PK-RCY...
Pilot Pesawat AMA PK-RCY yang Dibakar di Bandara Ipdeheik Papua Tewas
Pembangunan Flyover...
Pembangunan Flyover Latumenten Capai 55,2%, Ditargetkan Beroperasi 15 Desember 2026
Breaking News! Pesawat...
Breaking News! Pesawat Dibakar OTK di Bandara Ipdeheik Yahukimo Papua
Penampakan Taufik Hidayat...
Penampakan Taufik Hidayat Jelang Rekonstruksi Kasus Penyekapan dan Penganiayaan YTR di Bandung
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Sadis Taufik Hidayat di Polda Jabar Digelar Tertutup
Pekebun Sawit di Bengkulu...
Pekebun Sawit di Bengkulu Selatan Dilatih Budidaya dan Pemetaan Modern
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved