Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Wali Kota Salatiga Minta 15 Atlet Jaga Tradisi Emas di PON XX Papua

loading...
Wali Kota Salatiga Minta 15 Atlet Jaga Tradisi Emas di PON XX Papua
Wali Kota Salatiga, Yuliyanto melepas sebanyak 15 atlet yang akan ikut berlaga di PON XX Papua. Foto SINDOnews
SALATIGA - Wali Kota Salatiga, Yuliyanto berharap para atlet yang mewakili Kota Salatig dapat meraih medali emas dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Harapan itu disampaikan Yulianto saat melepas sebanyak 15 atlet yang akan ikut berlaga di perhelatan PON tersebut.

“Saya berpesan supaya seluruh Kontingen dapat memberikan laga yang terbaik, menjunjung tinggi sportivitas, pantang menyerah, dan terus bersemangat. Semoga kontingen dapat memperoleh hasil yang memuaskan,” ujar Yuliyanto saat melepas para atlet di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, pada Minggu (12/9/2021). Baca juga: Naik Kursi Roda, Nenek Berusia Hampir Satu Abad di Salatiga Ini Semangat Ikut Vaksinasi

Diketahui, selama ini Kota Salatiga memiliki tradisi selalu pulang membawa medali emas dalam setiap PON. Tradisi ini diharapkan akan terus dipertahankan bahkan bisa ditingkatkan. "Harapannya minimal bisa meraih 3 medali emas," pungkas Yulianto.

Yulianto mengatakan, dirinya tetap percaya bahwa segala sesuatu yang dikerjakan dengan sungguh-sungguh pasti akan membuahkan hasil yang memuaskan untuk kita semuanya. Baca juga: Seluruh Sub Bidang PB PON XX Kabupaten Jayapura Ikuti Rakor Pengecekan Persiapan PON



“Sungguh merupakan suatu kebanggaan tersendiri karena PON XX Tahun 2021 ini, Kota Salatiga dapat mengikutsertakan 15 atlet, 14 Pelatih dari 12 Cabang Olahraga (Cabor) meliputi Karate, Sambo, Tinju, Sepak Takraw, Aeromodelling, Atlet, Judo, Tarung Derajat, Balap Motor, Wushu, Anggar serta Gantole. Hal ini tentu semakin mengukuhkan Kota Salatiga sebagai Tri Fungsi Salatiga yang salah satunya adalah Kota Olahraga,” kata Yuliyanto.

Meski berharap pertahankan tradisi emas, Yulianto mengingatkan agar keikutsertaan pada PON XX tidak dijadikan beban atau hanya dijadikan sebagai ajang untuk memperoleh kemenangan atau kejuaraan semata. "Lebih dari itu, jadikan (PON XX) sebagai sarana untuk bertukar wawasan, menjalin persahabatan, memupuk kebersamaan dan mengasah kemampuan diri,” tutup Yuliyanto.
(don)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top