Rowo Bayu, Pertapaan Prabu Tawang Alun yang Selalu Diselimuti Kabut Misteri

Senin, 13 September 2021 - 08:48 WIB
loading...
Rowo Bayu, Pertapaan...
Rowo Bayu, telaga di kaki Gunung Raung, Kabupaten Banyuwangi, menghadirkan keindahan alam dan misteri. Foto/iNews TV/Eris Utomo
A A A
BANYUWANGI - Musim kemarau belumlah berakhir, saat gerimis mulai menitik di lereng Gunung Raung. Kabut tipis menyelimuti sepanjang jalan setapak yang mendaki. Kicau burung bersautan, di antara hening hutan yang lebat.

Baca juga: Kisah Misteri Danau Sunter yang Terdapat Pulau Kecil, Konon Istana Mariam Jembatan Ancol

Di antara kabut tipis yang menjaga hutan di sisi utara Gunung Raung itu, langkah-langkah pendaki terhenti di telaga berair jernih. Airnya begitu tenang, hanya sesekali saja nampak bergelombang saat angin lembah turun menyapa.



Masyarakat sekitar mengenalnya dengan Rowo Bayu, telaga luas berair jernih yang masuk dalam wilayah Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi. Di antara keheningan di awal September, terlihat sejumlah orang datang ke telaga itu.

Baca juga: Dahsyatnya Armada Laut Majapahit di Bawah Pimpinan Raja Hayam Wuruk

Tak banyak kata terucap dari setiap mereka yang datang. Sesekali mereka menghentikan langkah, menegadahkan tangannya lalu berkomat-kamit seperti sedang berbicara dengan orang lain, namun suaranya sangat lirih.

Langkah orang-orang yang mengunjungi telaga itu, terkadang hilang di antara batang-batang pohon kekar yang menjulang bak menara di sekitar telaga. Ya, mereka menyepi lalu membaca doa dan mantra.

Rowo Bayu, Pertapaan Prabu Tawang Alun yang Selalu Diselimuti Kabut Misteri


Dibutuhkan waktu sekitar 1,5 jam untuk mencapai Rowo Bayu. Jaraknya sekitar 45 km dari pusat Kabupaten Banyuwangi. Jarak perjalanan yang panjang, tak menyurutkan langkah-langkah orang-orang yang ingin melakukan ritual.

Wewangian dari bunga da asap dupa, menyeruak di antara dingin kabut tipis yang menyelimuti seputaran telaga. Di sekitaran telaga juga nampak berdiri stupa, candi, serta makam kuno.

Baca juga: 9 Saksi Diperiksa, Polisi Pastikan Abdul Hofar dan Mat Sodiq Pembuat Bom Ikan

Kawasan hutan dan telaga itu, sangat disakralkan oleh masyarakat sekitarnya. Mereka meyakini, kawasan itu adalah petilasan Prabu Tawang Alun. Yakni, tempat Prabu Tawang Alun bertapa sebelum membuka lahan di lereng Gunung Raung.

Jejak Prabu Tawang Alun di Rowo Bayu, juga diakui oleh juru kunci Rowo Bayu, Saji. "Banyak warga yang datang untuk berdoa. Mereka juga banyak yang meyakini Prabu Tawang Alun, masih ada di petilsan tersebut," terangnya.

Baca juga: Nenek Penjual DVD Bajakan Tewas Gantung Diri, Diduga Akibat Terlilit Utang

Petilasan yang diyakini sebagai tempat pertapaan Prabu Tawang Alun tersebut, luasnya sekitar 4 x 4 meter. Kain kelambu berwarna merah dan putih, juga nampak menutupi seluruh ruangan tersebut.

Di tengah ruangan yang diyakini sebagai tempat bertapa terdapat batu untuk duduk. Peziarah yang datang, akan menyalakan dupa dan menaburkan bunga, serta wewangian di sekitar petilasan tersebut, lalu menggelar doa.

Rowo Bayu, Pertapaan Prabu Tawang Alun yang Selalu Diselimuti Kabut Misteri


Saji mengatakan, di kawasan Rowo Bayu terdapat lima sumber air, yang memiliki nama sendiri-sendiri. "Sumber pertama disebut Kaputren, lalu ada Dwi Gangga, Sumber Rahayu, Sumber Panguripan, dan terakhir Sumber Kamulian," terangnya.

Baca juga: Dililit Kemiskinan, Ibu 5 Anak di Medan Harus Banting Tulang Jadi Pengupas Kulit Kepiting

Warga yang datang ke Rowo Bayu, bukan hanya dari wilayah Banyuwangi saja, melainkan banyak dari luar kota. Salah satunya Sumitro Aji, yang datang ke Rowo Bayu untuk melakukan ritual. "Di sini saya biasa berdoa dan menenangkan diri," ungkapnya.

Para pengunjung Rowo Bayu, tak sekedar berwisata menikmati pemadangan alam dan sejuknya udara pegunungan. Mereka kini banyak yang datang untuk melakukan wisata religi. Tak jarang mereka sengaja datang, dan tinggal beberapa hari dengan tujuan tertentu.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Bayi di Banyuwangi...
Kasus Bayi di Banyuwangi Dikubur Orang Tua, DPR Ingatkan Pemda Tak Tutup Mata
KLH Resmi Cabut Plang...
KLH Resmi Cabut Plang Segel 15 Usaha Wisata, Salah Satunya Eiger Adventure Land
Prabowo Ingin Kereta...
Prabowo Ingin Kereta Cepat Whoosh Diperpanjang sampai Banyuwangi
Peruri Dukung Banyuwangi...
Peruri Dukung Banyuwangi Jadi Pelopor Digitalisasi Bansos di Kancah Nasional
3 Perwira Tinggi TNI...
3 Perwira Tinggi TNI Asli Banyuwangi, dari Mantan KSAU hingga Eks Mensesneg
BNPB: 137 Rumah Rusak...
BNPB: 137 Rumah Rusak Akibat Gempa M5,7 di Banyuwangi-Situbondo
Bekas Kutukan Berusia...
Bekas Kutukan Berusia 200 Juta Tahun Terlihat di Gurun Amerika
UNEJ Teliti Paku Pohon...
UNEJ Teliti Paku Pohon Purba di Ijen Geopark, Kekayaan Alam Bernilai Konservasi Tinggi
Libur Lebaran 2026,...
Libur Lebaran 2026, Krakatau Park Jadi Magnet Wisatawan di Lampung Selatan
Rekomendasi
Brasil Resmi Gugat Keputusan...
Brasil Resmi Gugat Keputusan VAR ke FIFA, Gol Lionel Messi Ikut Terseret
Program Tabungan Dahsyat...
Program Tabungan Dahsyat Arisan MNC Bank Perkuat Loyalitas Nasabah
Kinerja Solid, Laba...
Kinerja Solid, Laba Bersih MSIN Melonjak 140% Jadi Rp985 Miliar di 2025
Berita Terkini
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Transjakarta Alihkan...
Transjakarta Alihkan 25 Armada Rute Tn Abang-Blok M dan Tj Priok-Kampung Rambutan
Transjakarta Rute Tanah...
Transjakarta Rute Tanah AbangBlok M dan Tj PriokKp Rambutan Berhenti Beroperasi 1 Juli
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved