Danau Purba Matano Tetap Lestari, Bukti Penambangan Keberlanjutan untuk Negeri

Rabu, 30 Oktober 2024 - 21:14 WIB
loading...
Danau Purba Matano Tetap...
Air danau Matano terlihat bersih dan bening, sejumlah wisatawan tampak asyik menikmati wisata air danau purba, tepatnya di Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Foto/Anton Chrisbiyanto
A A A
LUWU TIMUR - Air danau Matano terlihat bersih dan bening, sejumlah wisatawan tampak asyik menikmati wisata air di danau purba di pulau Sulawesi, tepatnya di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan yang juga menjadi akses ke provinsi Sulawesi Tengah itu.

“Danau ini menjadi tujuan masyarakat yang ingin berwisata air,”ujar Lia Lestari (37) warga Wowondula, Kecamatan Towuti, Luwu Timur saat ditemui SINDOnews belum lama ini.

Danau Purba Matano Tetap Lestari, Bukti Penambangan Keberlanjutan untuk Negeri


Dia bersama 15 teman dan kerabatanya menyewa katinting untuk menyeberang di danau Matano dengan tarif per hari dari pagi sampai sore berkisar Rp.400.000 dari pagi hingga sore.

Baca juga: Bekas Lahan Tambang Emas Ilegal Disulap Jadi Pusat Ekonomi Kreatif Warga

Sedangkan biaya sewa raft atau perahu besar mencapai Rp1.200.000 dari pagi hingga sore. “Kami patungan sewa kapal, untuk masuk ke kawasan bayar Rp10.000 per orang,”ungkapnya.

Lia mengatakan, selain bermain kano, para pengunjung danau Matano juga bisa melakukan snorkeling. Menghabiskan waktunya menikmati segarnya danau Matano, Lia menyewa gazebo dengan tarif Rp30.000. Ibu dua orang anak ini mengungkapkan, meskipun kawasan sekitar danau Matano merupakan kawasan tambang Nikel, namun dirinya tak pernah menemui pencemaran di danau itu.



“Airnya selalu jernih tak pernah keruh. Saya pernah mencoba untuk meminum air danau, rasanya segar,”katanya. Lia pun mengaku tak pernah menemui sampah maupun limbah bekas tambang berserakan di danau Matano. “Tak pernah melihat maupun menemukan,”tegasnya.

Danau Matano tersebut tercatat sebagai danau terdalam di Asia Tenggara. Dengan kedalaman 590 meter, danau Matano berada di peringkat ke-9 dalam daftar danau terdalam di dunia.

Baca juga: Erick Thohir Minta Lahan Bekas Tambang Jadi Pertanian Rakyat di Babel

Danau Matano merupakan salah satu dari lima danau yang terdapat di dalam Kompleks Danau Malili. Yakni Matano, Mahalona, Towuti, Masapi dan Wawantoa. Danau Matano merupakan sebuah danau tektonik purba yang terbentuk dari aktifitas pergerakan lempeng kerak bumi pada akhir masa Pliosin sekitar 2-4 juta tahun yang lalu. Luasnya mencapai 50 hektare.

Kelestariaan danau Matano yang tetap terjaga meskipun berada di kawasan tambang Nikel lantaran PT Vale Indonesia, Tbk. (INCO) sebagai bagian dari Holding BUMN Tambang MIND ID menerapkan konsep Environmental, Social, and Governance (ESG) yang ketat. Tak sekadar menambang, namun Vale juga mengembalikan kawasan seperti saat sebelum ditambang. PT Vale juga agresif dalam menerapkan kaidah pertambangan berkelanjutan atau good mining practice.

“Bagi kami di PT Vale, berkelanjutan suatu keharusan karena setiap hari kami berhadapan dengan lingkungan. Komitmen kami menjaga lingkungan. Tapi tentu tidak cukup, karena ada dampak sosial. Kedua hal itu juga tidak ada gunanya kalo tata kelola tidak baik. Jadi bagi kami taya kelola penting untuk memastikan bahwa yang kami lakukan ini berkelanjutan dengan menjaga etika bisnis,”tegas CEO PT Vale Febriany Eddy kepada SINDOnews di sela peringatan ulang tahun ke 56 PT Vale di Sorowako beberapa waktu lalu.

Dia mengatakan, pertambangan berkelanjutan membutuhkan tiga elemen untuk bekerja bersama. Yakni pemerintah, masyarakat dan perusahaan. “Jika satu tonggak tidak ada maka tidak berkelanjutan. Jadi kami berkolaborasi terus menerus dengan pemerintah dan masyarakat,”katanya.

Menurut Febriany, PT Vale memilikii Rencana Induk Program Pengembangan Masyarakat (RIPPM) bersifat jangka panjang. “Kami evaluasi terus menerus dan kami audit hasilnya. Kami buka secara transparan kepada masyarakat dan pemerintah. Kami bersinergi dengan masyarakat dan pemerintah agar lebih baik lagi,”paparnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Desa Les Bali Sukses...
Desa Les Bali Sukses Padukan Wisata dan Pelestarian Alam lewat Program DSA
Menuju Tata Kelola Pesisir...
Menuju Tata Kelola Pesisir Terintegrasi, Pemerintah Dorong Mangrove sebagai Solusi Berbasis Alam
PSN Papua Tetap Perhatikan...
PSN Papua Tetap Perhatikan Kelestarian Lingkungan dan Serap Ribuan Tenaga Kerja OAP
Bareskrim Batal Periksa...
Bareskrim Batal Periksa Ketua Kadin Sultra Hari Ini, Alasan Sakit
Pengembangan Kemampuan...
Pengembangan Kemampuan Siswa, Wilmar Jadikan 2 Kawasan HCV Jadi Sekolah Alam
Pegadaian Dorong Green...
Pegadaian Dorong Green Tourism di Yogyakarta lewat Program Becak Kayuh Listrik
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
Rekomendasi
Argentina Terancam Sanksi...
Argentina Terancam Sanksi FIFA, Hukuman Berat Menanti usai Ricuh di Final Piala Dunia 2026
Jalanan Memerah, 2 Juta...
Jalanan Memerah, 2 Juta Suporter Spanyol Turun ke Jalan Rayakan Gelar Piala Dunia 2026
Judul RUU Perampasan...
Judul RUU Perampasan Aset Diubah Menjadi RUU Pemulihan Aset? Ini Pandangan Pakar Hukum Pidana
Berita Terkini
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved