Dililit Kemiskinan, Ibu 5 Anak di Medan Harus Banting Tulang Jadi Pengupas Kulit Kepiting
Senin, 13 September 2021 - 02:20 WIB
loading...
Ermayuni (kiri) sedang mengupas kulit anak kepiting. Foto/iNews TV/Rusli HR
A
A
A
MEDAN - Ermayuni (38) harus banting tulang untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Istri nelayan yang tinggal di pinggiran Kota Medan ini, setiap hari bekerja keras menjadi pengupas kulit anak kepiting.
Baca juga: Sri Mulyani Pastikan Ibu-ibu Mudah Dapatkan Bansos
Pekerjaan mengupas kulit anak kepiting ini, setiap hari dikerjakan ibu lima anak ini di tepian Sungai Deli, Kawasan Jalan Young Panah Hijau Kelurahan Labuhan Deli, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara.
Mulai dari pukul 06.00 WIB, Ermayuni keluar rumah menuju ke pondok di pinggiran Sungai Deli, untuk bekerja sebagai pengupas kulit anak kepiting. Pekerjaan itu dia kerjakan, setelah selesai membersihkan rumahnya.
Baca juga: Sri Mulyani Pastikan Ibu-ibu Mudah Dapatkan Bansos
Pekerjaan mengupas kulit anak kepiting ini, setiap hari dikerjakan ibu lima anak ini di tepian Sungai Deli, Kawasan Jalan Young Panah Hijau Kelurahan Labuhan Deli, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara.
Mulai dari pukul 06.00 WIB, Ermayuni keluar rumah menuju ke pondok di pinggiran Sungai Deli, untuk bekerja sebagai pengupas kulit anak kepiting. Pekerjaan itu dia kerjakan, setelah selesai membersihkan rumahnya.
Lihat Juga :