Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Kasus COVID-19 di Sleman Melandai, 4 Kalurahan Zona Hijau, 64 Kuning

loading...
Kasus COVID-19 di Sleman Melandai, 4 Kalurahan Zona Hijau, 64 Kuning
Kasus COVID-19 di Sleman melandai, seperti terlihat di peta zona COVID-19 tiap kalurahan. Foto/SINDOnews/Priyo Setyawan
SLEMAN - Kasus COVID-19 di Sleman, Jogja dalam tiga hari terakhir ini terus melandai. Empat kalurahan masuk zona hijau dan 64 masuk zona kuning. Rata-rata penambahan di bawah 100 kasus baru. Rabu (8/9/2021) 51 kasus, Kamis (9/9/2021) 72 kasus dan Jumat (10/9/2021) 54 kasus.

Sedangkan pasien sembuh antara 200-300 kasus. Rabu sebanyak 304 kasus, Kamis 246 kasus dan Jumat 256 kasus. Untuk pasien yang meninggal di bawah 10 kasus. Pada Rabu 4 kasus, Kamis 10 kasus dan Jumat 6 kasus. Baca juga: Kejar Target Vaksinasi, Satgas Minta Gubernur dan Bupati/Wali Kota Koordinasi

Secara akumulasi, berdasarkan dasboard informasi COVID-19 Sleman hingga Jumat (10/9/2021) pukul 19.15 WIB, terkonfirmasi 42.357 kasus. Rinciannya, dirawat 3.741 kasus, isolasi mandiri 87 kasus, isolasi terpusat 258 kasus, sembuh 36.660 kasus dan meninggal 1.856 kasus.

Dengan kondisi ini, beberapa kalurahan di Sleman terjadi perbaikan zona. Terutama zona orange , kuning dan hijau. Untuk zona orange dari 20 kalurahan turun jadi 8 kalurahan.



Sedangkan zona kuning dari 53 kalurahan meningkat menjadi 64 kalurahan, dan zona hijau dari 3 kalurahan menjadi 4 kalurahan. Sementara untuk zona merah tetap 10 kalurahan.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman, Cahya Purnama mengatakan, penambahan kasus COVID-19 di Sleman paling banyak pada Juli yakni 17.889 kasus. Jumlah ini naik 100 persen dibandingkan Juni, yakni 8.176 kasus.

Sedangkan pada Agustus meski masih tinggi, namun menurun menjadi 10.354 kasus. Sedangkan hingga 9 September terdapat 799 kasus. "Walau terus menurun, namun masyarakat tidak boleh kendor dan abai protokol kesehatan (prokes)," katanya.

Hal ini penting, sebab untuk tingkat kesembuhan di Sleman masih di bawah nasional, yakni 85,03 persen. Sedangkan nasional mencapai 92,9 persen. Tingkat kematian di bawah nasional, yakni 4.39 persen. Sedangkan nasional 3,3 persen. Baca juga: Khutbah Jumat: Wabah Covid-19, Terapi Pencegahan Menurut Islam

Untuk itu prokes tetap harus diterapkan, yakni pakai masker, cuci tangan dengan air mengalir pakai sabun atau handsanitizer, menjaga jarak, tidak berkerumun dan membatasi mobulitas serta ikut vaksinasi. "Diharapkan dengan langkah ini kasus COVID-19 terus menurun dan Sleman menjadi zona hijau," harapnya.
(don)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top