Wali Kota Eri Cahyadi Targetkan Surabaya Berstatus PPKM Level 2 Pekan Depan
Minggu, 05 September 2021 - 13:08 WIB
loading...
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (kiri) saat meninjau vaksinasi di Jatim Expo yang digelar Kadin Surabaya dan Entrepreneur’s Organization (EO) Indonesia East Chapter.
A
A
A
SURABAYA - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menargetkan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ) kota Surabaya turun dari level 3 ke level 2 pada pekan depan. Dengan turun ke level 2, Pemkot Surabaya bakal bisa tancap gas, menggerakkan perekonomian kota pahlawan tersebut.
Hal itu disampaikan Eri saat mengunjungi sentra vaksinasi "Merdeka dari COVID-19" yang digelar oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Surabaya bersama Entrepreneurs’ Organization (EO) Indonesia East Chapter di Jatim Expo.
Baca juga: 15 SMP di Surabaya Lolos Asesmen Pembelajaran Tatap Muka, Sisanya Masih Simulasi
Eri mengatakan bahwa, saat ini Pemkot Surabaya tengah mempercepat pemberian vaksinasi COVID-19 kepada seluruh warga. Baik warga Surabaya maupun warga luar yang berdomisili dan mencari nafkah di Surabaya. "Dengan percepatan vaksinasi ini, akan mempercepat pemulihan ekonomi," ujarnya.
Saat ini total warga Surabaya yang sudah memperoleh suntikan vaksin dosis pertama mencapai 87 persen. Sementara yang dosis kedua mencapai 62 persen. Capaian ini lebih rendah dari target awal sebesar 200 persen di September. Hal ini akibat kendala distribusi vaksin. "Menurut informasi vaksin akan datang tiap dua minggu sekali. Sehingga kami bisa memperkirakan diakhir September 100 persen bisa tercapai," ujar Eri.
Hal itu disampaikan Eri saat mengunjungi sentra vaksinasi "Merdeka dari COVID-19" yang digelar oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Surabaya bersama Entrepreneurs’ Organization (EO) Indonesia East Chapter di Jatim Expo.
Baca juga: 15 SMP di Surabaya Lolos Asesmen Pembelajaran Tatap Muka, Sisanya Masih Simulasi
Eri mengatakan bahwa, saat ini Pemkot Surabaya tengah mempercepat pemberian vaksinasi COVID-19 kepada seluruh warga. Baik warga Surabaya maupun warga luar yang berdomisili dan mencari nafkah di Surabaya. "Dengan percepatan vaksinasi ini, akan mempercepat pemulihan ekonomi," ujarnya.
Saat ini total warga Surabaya yang sudah memperoleh suntikan vaksin dosis pertama mencapai 87 persen. Sementara yang dosis kedua mencapai 62 persen. Capaian ini lebih rendah dari target awal sebesar 200 persen di September. Hal ini akibat kendala distribusi vaksin. "Menurut informasi vaksin akan datang tiap dua minggu sekali. Sehingga kami bisa memperkirakan diakhir September 100 persen bisa tercapai," ujar Eri.
Lihat Juga :