Jual Tabung Oksigen dengan Harga Mencekik, Pemuda 19 Tahun Diringkus Polres Gresik

Jum'at, 20 Agustus 2021 - 01:57 WIB
loading...
Jual Tabung Oksigen...
Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto saat memberikan keterangan terkait kasus penjualan tabung oksigen. Foto/SINDOnews/Ashadi Iksan
A A A
GRESIK - Pemuda asal Kota Surabaya, berinisial FD (19) diringkus Polres Gresik, karena kedapatan menjual tabung oksigen secara online dengan harga mencekik. Pelaku memanfaatkan tingginya permintaan tabung oksigen, untuk meraup keuntungan sebanyak-banyaknya.

Baca juga: Tabung Oksigen Palsu dari Modifikasi Alat Pemadam Kebakaran Beredar di Surabaya

Praktik curang tersebut akhirnya berhasil dibongkar Polres Gresik, setelah salah seorang anggota polisi menyamar sebagai pembeli dan hendak melakukan transaksi pembelian tabung oksigen kepada tersangka FD.



Petugas kepolisian sebelumnya telah mencurigai adanya unggahan di situs penjualan online atas nama Vero, yang menawarkan satu tabung oksigen ukuran 1 meter kubik (m3), dengan harga Rp4,2 juta.

Baca juga: Jadi Tempat Pasangan Telanjang Berhubungan Seks, Warga Bongkar Pondok di Pantai Pelangi Aceh

Lalu petugas berpura-pura membeli. Namun setelah dihubungi melalui telepon seluler, harganya justru dinaikkan menjadi Rp5,5 juta. Padahal tabung itu umumnya hanya seharga tabung oksigen tersebut Rp650 ribu-1 juta.

Petugas yang menyaru sebagai pembeli mengiyakan harga yang ditentukan penjual. Lalu, dua tabung oksigen ukuran 1 m3 diantarkan jasa taksi online di lokasi yang disepakati, yaitu di Perumahan ABR Blok A, Gresik.

Baca juga: 10 Kg Sabu Asal Kongo Diselundupkan ke Indonesia Lewat Jasa Penitipan Barang

Dari pengemudi taksi online yang mengantarkan tabung oksigen tersebut, diperoleh informasi alamat penjual. Belakangan diketahui pemilik akun Vero tersebut adalah FD, warga Kota Surabaya.

Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto mengatakan, setelah mengantongi alamat pengirim, petugas lalu menyasar di Perumahan Pondok Candra Indah, Kabupaten Sidoarjo. Di lokasi itu petugas mengamankan pasutri KN (27) dan GC (27). "Dari tangan suami istri ini petugas menyita dua tabung oksigen. Masing-masing berukuran 1 m3 dan 6 m3," katanya.

Kemudian, dari keterangan pasutri dikembangkan lagi, keduanya mendapatkan tabung oksigen tersebut dari GN (22) warga Kabupaten Sidoarjo, dengan harga Rp4,5 juta. "Keduanya lalu menjual cepat satu tabung oksigen kepada YM (30) warga Kota Surabaya, dengan harga Rp4,9 juta," bebernya.

Baca juga: Memilukan, Pedagang Tahu Keliling Bersimbah Darah Tergencet 2 Truk Besar di Gresik

Dari situ, YM menjualnya kembali melalui akun Instagram kemudian dibeli VR (32) warga Kota Surabaya, dengan harga Rp5,3 juta. Transaksi berantai saling mencari untung berakhir di tangan FD (19) warga Kota Surabaya.

Entah apa yang ada dibenak FD yang kini ditetapkan sebagai tersangka. Sehingga begitu tega mencari keuntungan di atas derita pasien COVID-19. Tersangka sempat bersilat lidah setelah ditangkap di Kota Surabaya. Ia berdalih membeli tabung oksigen dari pasar loak seharga Rp3,9 juta. Namun ucapnya tak bisa dibuktikan.

Baca juga: Pacar Cantiknya Dihamili Pria Lain, Pemuda Demak Bunuh Kekasihnya Saat Kelelahan Berhubungan Seks

"Petugas berhasil menyita empat tabung oksigen. Dengan rincian tiga tabung berukuran 1 m3, dan satu tabung 6 m3. Serta uang tunai total Rp2,1 juta, dan satu kartu ATM dengan saldo Rp800 ribu sebagai barang bukti," beber Alumni Akpol 2001 itu.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 62 ayat 1 junto pasal 10 huruf a UU No. 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen, dengan ancaman hukuman paling lama lima tahun penjara.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mayat Terbungkus Kardus...
Mayat Terbungkus Kardus Ditemukan di Pinggir Jalan di Gresik, Diduga Korban Pembunuhan
2 Pemuda Lamongan Pulang...
2 Pemuda Lamongan Pulang Ngopi Dibacok 3 Pria Misterius di Gresik
Mobil Pengangkut Gas...
Mobil Pengangkut Gas Meledak Tewaskan 2 Orang, Ini Kata Sopir
2 Tewas dan 7 Luka-luka...
2 Tewas dan 7 Luka-luka Akibat Ledakan Mobil Pengangkut Gas
Memilukan! Pelajar SD...
Memilukan! Pelajar SD di Gresik Buta usai Dirundung dan Dicolok Pakai Tusuk Bakso
Miris! Ketua RW Aniaya...
Miris! Ketua RW Aniaya Warga hingga Tewas Hanya Gara-gara Curi Kunyit
Ledakan saat Kebakaran...
Ledakan saat Kebakaran Ruko di Jalan Dr Saharjo Diduga Berasal dari Tabung Oksigen
Digemari Wisman, Ini...
Digemari Wisman, Ini Tren Baru di Dunia Diving
Diskon 35% Tarif Tol...
Diskon 35% Tarif Tol Krian-Gresik Berlaku Besok, Bayarnya Jadi Segini
Rekomendasi
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Ikut Audisi Miss Indonesia...
Ikut Audisi Miss Indonesia 2026, Wakil dari Sumut Ini Ingin Menginspirasi Perempuan Indonesia
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Berita Terkini
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Aktivitas Gunung Anak...
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Infografis
22 Tahun Mangkrak, 109...
22 Tahun Mangkrak, 109 Tiang Monorel di Jakarta Dibongkar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved