Sempat Menganggur, 35 Persen Peserta Kartu Prakerja Telah Bekerja-Berwirausaha
Rabu, 11 Agustus 2021 - 01:30 WIB
loading...
Platform Karier.mu hadir dalam program Kartu Prakerja untuk mengasah kompetensi milenial calon pekerja. Foto/Ilustrasi
A
A
A
BANDUNG - Manajemen Pelaksana program Kartu Prakerja mengklaim bahwa 35 persen peserta program Kartu Prakerja yang awalnya pengangguran kini telah bekerja dan berwirausaha .
Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja , Denni Puspa Purbasari mengatakan, program Kartu Prakerja yang telah berlangsung selama lebih dari satu tahun ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, baik milenial yang mau masuk ke dunia kerja maupun mereka yang sudah bekerja, namun terdampak pandemi COVID-19 seperti terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).
"Sebanyak 35 persen penerima program Kartu Prakerja tahun 2020 yang awalnya menganggur, saat dilakukan survei evaluasi mengatakan telah bekerja atau berwirausaha," kata Denni dalam keterangan resminya, Senin (9/8/2021) malam. Baca juga: Kartu Prakerja Gelombang 18 Segera Dibuka, Pastikan Update dan Buat Akun
Di tengah persaingan global saat ini, lanjut Denni, masyarakat, khususnya generasi muda harus mempersiapkan diri dengan skill dan meningkatkan kompetensinya agar tidak tergilas persaingan di dunia kerja.
Ada banyak cara, program, dan juga platform yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kompetensi kaum milenial tersebut, salah satunya program Kartu Prakerja yang dijalankan Pemerintah Republik Indonesia.
Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja , Denni Puspa Purbasari mengatakan, program Kartu Prakerja yang telah berlangsung selama lebih dari satu tahun ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, baik milenial yang mau masuk ke dunia kerja maupun mereka yang sudah bekerja, namun terdampak pandemi COVID-19 seperti terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).
"Sebanyak 35 persen penerima program Kartu Prakerja tahun 2020 yang awalnya menganggur, saat dilakukan survei evaluasi mengatakan telah bekerja atau berwirausaha," kata Denni dalam keterangan resminya, Senin (9/8/2021) malam. Baca juga: Kartu Prakerja Gelombang 18 Segera Dibuka, Pastikan Update dan Buat Akun
Di tengah persaingan global saat ini, lanjut Denni, masyarakat, khususnya generasi muda harus mempersiapkan diri dengan skill dan meningkatkan kompetensinya agar tidak tergilas persaingan di dunia kerja.
Ada banyak cara, program, dan juga platform yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kompetensi kaum milenial tersebut, salah satunya program Kartu Prakerja yang dijalankan Pemerintah Republik Indonesia.
Lihat Juga :