Wagub Jatim Temukan Beras Tak Layak Konsumsi, Mensos Perintahkan Jajarannya Ganti yang Bagus

Jum'at, 06 Agustus 2021 - 04:10 WIB
loading...
Wagub Jatim Temukan...
Kemensos mengirim 3.000 paket beras baru pengganti paket beras lama yang tidak layak konsumsi, dengan beras baru yang lebih berkualitas. Foto: Istimewa
A A A
SURABAYA - Temuan Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur (Jatim) Emil Elestianto Dardak terkait bantuan beras tidak layak konsumsi dari Kementerian Sosial ( Kemensos ) di Bangkalan langsung direspons Menteri Sosial Tri Rismaharini .

Mantan Wali Kota Surabaya itu bahkan telah menginstruksikan kepada jajarannya untuk memastikan bantuan bagi masyarakat terdampak pandemi COVID-19 tersalurkan dengan baik, tepat sasaran dan tepat berkualitas.

Menindaklanjuti arahan Mensos, jajaran Kemensos di daerah bergerak cepat.Temuan adanya beras ukuran 5 kilogram (kg) pada Rabu (4/8/2021), siang di Kabupaten Bangkalan, segera direspon cepat. Pada hari itu pula, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) setempat berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bangkalan, mengupayakan penggantian beras.

Baca juga: Waduh, Beras Bantuan Kemensos di Bangkalan Tak Layak Konsumsi

Kepala Dinsos Kabupaten Bangkalan, Wibagio Suharta bersama dengan TKSK dan pendamping PKH langsung menyelesaikan proses penggantian beras tersebut. Kerja sama dilakukan untuk memastikan beras pengganti bantuan PPKM tiba di gudang Dinsos Bangkalan.

“Kami lakukan pendataan. Setelah lengkap kami langsung lakukan pengiriman. Beras yang lama langsung diangkut, bersamaan dengan penurunan beras pengganti. Ada dua truk, satu truk tanpa muatan dan satu truk membawa beras pengganti. Langsung diganti 3.000 paket,” kata Wibagio Suharta, Kamis (5/8/2021).

Baca juga: Wagub Emil Hanya Butuh 8 Menit Menghabiskan Seporsi Makanan di Warung

Proses penggantian beras dibenarkan TKSK Kabupaten Bangkalan Siti Fatimah. “Benar Pak. Beras langsung diganti dengan yang baru, kemarin sore. Diangkut pake truk,” kata Siti Fatimah di Bangkalan, Kamis (5/8/2021).

Kemensos menyalurkan bantuan beras 5 kg untuk masyarakat pekerja sektor informal di Jawa-Bali yang tidak bisa optimal mencari nafkah karena kebijakan pembatasan kegiatan. Data penerima bantuan beras merupakan usulan dari pemerintah daerah.

Penerima bantuan beras 5 kg adalah mereka yang tidak menerima atau di luar penerima tiga jenis bansos yang selama ini sudah berjalan, yakni Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)/Kartu Sembako dan Bantuan Sosial Tunai (BST).

Baca juga: Ekonomi Jatim Alami Kontraksi, Pertumbuhannya Kalah Dari Banten dan Yogyakarta

Penerima bantuan beras adalah pekerja sektor informal terdampak pandemi di Jawa dan Bali, yakni wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Para penerima adalah pemilik warung makan, pedagang kaki lima, pengemudi ojek, buruh lepas, buruh harian, karyawan kontrak, dan sebagainya, yang tidak bisa bekerja karena pembatasan aktivitas.

Untuk keperluan itu, Kemensos menyiapkan total 2.010 ton beras. Sebanyak 122 pemerintah kabupaten/kota mendapatkan masing-masing 3.000 paket beras (per paket seberat 5 kg) dan 6.000 paket (per paket seberat 5 kg) untuk enam ibukota provinsi.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Digital Library ISNU...
Digital Library ISNU Jatim Dorong Kecendekiawanan dan Kemajuan Bangsa
Wagub Jatim Emil Dardak...
Wagub Jatim Emil Dardak Dorong Peningkatan Perikanan Muncar Banyuwangi
Hadiri IDC, Ridwan Kamil...
Hadiri IDC, Ridwan Kamil Sebut Pandemi Covid-19 Percepat Disrupsi Digital
Wagub Emil Dorong Peningkatan...
Wagub Emil Dorong Peningkatan Literasi Pasar Modal
Jus Pala, Inovasi Bisnis...
Jus Pala, Inovasi Bisnis UMKM saat Pandemi Covid-19 yang Kini Kian Berkembang
Pemprov Jatim Sambut...
Pemprov Jatim Sambut Baik Rencana Pembukaan Konsul Kehormatan Spanyol di Surabaya
LAN Sebut Indek Kualitas...
LAN Sebut Indek Kualitas Kebijakan 2025 Lampaui Target Nasional
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Rekomendasi
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
Berita Terkini
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Infografis
3 Sumber Karbohidrat...
3 Sumber Karbohidrat Pengganti Beras yang Saat ini Mahal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved