Waduh, Beras Bantuan Kemensos di Bangkalan Tak Layak Konsumsi
Kamis, 05 Agustus 2021 - 09:43 WIB
loading...
Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur (Jatim) Emil Elestianto Dardak menemukan beras yang diterima Dinas Sosial (Dinsos) Bangkalan dalam kondisi tidak baik. SINDOnews/Lukman
A
A
A
BANGKALAN - Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur (Jatim) Emil Elestianto Dardak menemukan beras yang diterima Dinas Sosial (Dinsos) Bangkalan dalam kondisi tidak baik.
Orang nomor dua di Jatim itu meminta agar 1.500 kemasan beras seberat masing-masing 5 kilogram (kg) tersebut disimpan dan tidak dibagikan ke masyarakat.
Beras tersebut rencananya akan dibagikan kepada warga Bangkalan yang terdampak COVID-19 , khususnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4. "Jadi tadi sudah kita saksikan sendiri bahwa kualitas beras memang tidak baik. Jadi kami menyampaikan kepada Pemkab Bangkalan, jangan didistribusikan dulu, kita akan segera clearkan dan pastikan terlebih dulu," kata Emil saat meninjau gudang penyimpanan bera di Dinsos Bangkalan, Rabu (4/8/2021).
Emil juga menyatakan bahwa, pihaknya telah meminta Dinsos Jatim untuk segera mencari pengganti beras bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) tersebut. Hal ini tak lain sebagai wujud percepatan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang telah menanti bantuan tersebut.
"Saya juga sudah sampaikan ke Kepala Dinsos Jatim, jangan sampai terlalu lama penggantinya. Dalam hitungan hari sudah harus sampai, karena masyarakat sudah menunggu. Kami pastikan bahwa mereka yang sudah terdata tetap harus menerima beras yang layak, dan yang ada sekarang ini jangan didistribusikan," imbuhnya.
Orang nomor dua di Jatim itu meminta agar 1.500 kemasan beras seberat masing-masing 5 kilogram (kg) tersebut disimpan dan tidak dibagikan ke masyarakat.
Beras tersebut rencananya akan dibagikan kepada warga Bangkalan yang terdampak COVID-19 , khususnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4. "Jadi tadi sudah kita saksikan sendiri bahwa kualitas beras memang tidak baik. Jadi kami menyampaikan kepada Pemkab Bangkalan, jangan didistribusikan dulu, kita akan segera clearkan dan pastikan terlebih dulu," kata Emil saat meninjau gudang penyimpanan bera di Dinsos Bangkalan, Rabu (4/8/2021).
Emil juga menyatakan bahwa, pihaknya telah meminta Dinsos Jatim untuk segera mencari pengganti beras bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) tersebut. Hal ini tak lain sebagai wujud percepatan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang telah menanti bantuan tersebut.
"Saya juga sudah sampaikan ke Kepala Dinsos Jatim, jangan sampai terlalu lama penggantinya. Dalam hitungan hari sudah harus sampai, karena masyarakat sudah menunggu. Kami pastikan bahwa mereka yang sudah terdata tetap harus menerima beras yang layak, dan yang ada sekarang ini jangan didistribusikan," imbuhnya.
Lihat Juga :