Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Tutup Serbuan Vaksinasi di Kampus, Kapolda NTB: Kita Percepat Herd Immunity di Pulau Seribu Masjid

loading...
Tutup Serbuan Vaksinasi di Kampus, Kapolda NTB: Kita Percepat Herd Immunity di Pulau Seribu Masjid
Kapolda NTB, Irjen Pol. Mohammad Iqbal memantau langsung pelaksanaan Vaksinasi Presisi Merdeka. Foto/Ist.
MATARAM - Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) menyelenggarakan Vaksinasi Presisi Merdeka Goes to Campus, dengan menggandeng OKP Cipayung Plus selama tiga hari berturut-turut. Polda NTB menutup acara seribu vaksinasi di Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, Kamis (5/8/2021).

Baca juga: Kemenkes Sebut 69 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Telah Disuntikkan

Kapolda NTB, Irjen Pol. Mohammad Iqbal mengharapkan, vaksinasi yang diselenggarakan di sejumlah kampus, khususnya UIN ini bisa mendorong percepatan kekebalan komunal nasional, terutama di Pulau Seribu Masjid ini. Iqbal menginginkan NTB menjadi provinsi yang aktif berpartisipasi dalam penanganan COVID-19 dan vaksinasi.





"Dalam momentum bulan Kemerdekaan RI ini, mari kita merahkan semangat kita dan putihkan NTB ini dari COVID-19. Saya yakin apabila civitas akademika UIN dan mahasiswa bergerak sebagai fungsinya, sebagai agent of change, NTB bisa lepas dari pandemi COVID-19. NTB bisa menjadi contoh provinsi yang masyarakatnya patuh protokol kesehatan dan tertib dalam melaksanakan vaksinasi ," kata Iqbal.

Baca juga: Nyaris Tabrak Polisi Pakai Mobil Mewah, Anggota DPRD Diperiksa di Polda Maluku Utara

Mantan Kadiv Humas Polri itu menyatakan, seribu vaksinasi yang digelar di UIN sebenarnya bukan sebagai acara penutup. Ini merupakan ikhtiar awal untuk menggerakkan para mahasiswa menjadi agen perubahan di tengah-tengah pandemi COVID-19. Jenderal bintang dua itu menyampaikan bahwa vaksinasi bagi masyarakat dilakukan gratis dan terbuka di Polda NTB, dan tempat-tempat yang disediakan Pemprov NTB.

Oleh karena itu, Iqbal mengajak mahasiswa menjadi agen untuk menyelamatkan masyarakat NTB dari bahaya pandemi COVID-19 . Mantan Wakapolda Jawa Timur itu juga meminta OKP Cipayung Plus sebagai wadah organisasi kemahasiswaan tidak melupakan fungsinya itu.

"Adik-adik mahasiswa dikenal memiliki peran kontrol sosial terhadap kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara. Masa depan negara kita terletak pada pemuda, khususnya mahasiswa," ungkapnya.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top