Jenazah COVID-19 Tiba-tiba Raib Dari Pemakaman Gemparkan Warga Sikka
Kamis, 29 Juli 2021 - 17:46 WIB
loading...
Jenazah COVID-19 yang telah dimakamkan hilang dari pemakaman khusus COVID-19 di Kabupaten Sikka. Foto/iNews TV/Joni Nura
A
A
A
SIKKA - Warga Kabupaten Sikka, NTT, digemparkan dengan hilangnya jenazah COVID-19 yang telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Khusus (TPK) COVID-19 Urung Pigang, Kelurahan Wolomarang. Diduga jenazah tersebut hilang sejak Rabu (28/7/2021) malam.
Baca juga: Tertahan Selama 24 Jam, Jenazah Pasien COVID-19 di RSUD Daya Makassar Membusuk
Aparat kepolisian dari Polres Sikka, sedang menyelidiki dugaan kasus pencurian jenazah COVID-19 ini. Mereka juga sudah mengantongi nama jenazah pasien COVID-19 yang diduga telah hilang tersebut, dan akan meminta keterangan keluarganya.
Dugaan hilangnya jenazah pasien COVID-19 ini, menyusul adanya perbedaan gundukan tanah permukaan pada makam tersebut, jika dibandingkan dengan makam lainnya. Pada makam yang diduga jenazahnya telah hilang tersebut, tidak ada gundukan tanah seperti layaknya makam baru.
Baca juga: Bendera Merah Berkibar di Perkampungan Padat, 1 Keluarga di Malang Mengungsi ke Kantin Sekolah
"Tanah pada permukaan makam tersebut telah rata, tidak ada lagi gundukan tanah layaknya pada makam yang masih baru. Diduga, mayatnya sudah diambil orang, karena ada bekas tanah berserakan," terang seorang saksi mata, Frangky.
Baca juga: Tertahan Selama 24 Jam, Jenazah Pasien COVID-19 di RSUD Daya Makassar Membusuk
Aparat kepolisian dari Polres Sikka, sedang menyelidiki dugaan kasus pencurian jenazah COVID-19 ini. Mereka juga sudah mengantongi nama jenazah pasien COVID-19 yang diduga telah hilang tersebut, dan akan meminta keterangan keluarganya.
Dugaan hilangnya jenazah pasien COVID-19 ini, menyusul adanya perbedaan gundukan tanah permukaan pada makam tersebut, jika dibandingkan dengan makam lainnya. Pada makam yang diduga jenazahnya telah hilang tersebut, tidak ada gundukan tanah seperti layaknya makam baru.
Baca juga: Bendera Merah Berkibar di Perkampungan Padat, 1 Keluarga di Malang Mengungsi ke Kantin Sekolah
"Tanah pada permukaan makam tersebut telah rata, tidak ada lagi gundukan tanah layaknya pada makam yang masih baru. Diduga, mayatnya sudah diambil orang, karena ada bekas tanah berserakan," terang seorang saksi mata, Frangky.
Lihat Juga :