Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Jenazah COVID-19 Tiba-tiba Raib Dari Pemakaman Gemparkan Warga Sikka

loading...
Jenazah COVID-19 Tiba-tiba Raib Dari Pemakaman Gemparkan Warga Sikka
Jenazah COVID-19 yang telah dimakamkan hilang dari pemakaman khusus COVID-19 di Kabupaten Sikka. Foto/iNews TV/Joni Nura
SIKKA - Warga Kabupaten Sikka, NTT, digemparkan dengan hilangnya jenazah COVID-19 yang telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Khusus (TPK) COVID-19 Urung Pigang, Kelurahan Wolomarang. Diduga jenazah tersebut hilang sejak Rabu (28/7/2021) malam.

Baca juga: Tertahan Selama 24 Jam, Jenazah Pasien COVID-19 di RSUD Daya Makassar Membusuk

Aparat kepolisian dari Polres Sikka, sedang menyelidiki dugaan kasus pencurian jenazah COVID-19 ini. Mereka juga sudah mengantongi nama jenazah pasien COVID-19 yang diduga telah hilang tersebut, dan akan meminta keterangan keluarganya.





Dugaan hilangnya jenazah pasien COVID-19 ini, menyusul adanya perbedaan gundukan tanah permukaan pada makam tersebut, jika dibandingkan dengan makam lainnya. Pada makam yang diduga jenazahnya telah hilang tersebut, tidak ada gundukan tanah seperti layaknya makam baru.

Baca juga: Bendera Merah Berkibar di Perkampungan Padat, 1 Keluarga di Malang Mengungsi ke Kantin Sekolah

"Tanah pada permukaan makam tersebut telah rata, tidak ada lagi gundukan tanah layaknya pada makam yang masih baru. Diduga, mayatnya sudah diambil orang, karena ada bekas tanah berserakan," terang seorang saksi mata, Frangky.

Dia menyebutkan, pada Rabu (28/7/2021) pukul 18.00 WITA masih terlihat ada gundukan tanah . "Setelah itu saya datang lagi di 11.00 WITA sudah tidak ada lagi gundukan tanahnya. Makam kondisinya rata," ujarnya, Kamis (29/7/2021).

Baca juga: Puluhan Napi Kembali Negatif, Badai COVID-19 di Lapas Majalengka Mereda

Pada kuburan yang jenazahnya diduga hilang tersebut, terlihat ada tempat sesajian yang sengaja ditinggalkan, lalu ada satu pasang sandal, sebuah tempurung kelapa, dan tiga batang lidi yang ditancapkan di atas kuburan.



Babinsa Alok, Sertu Jefri Berek menyebutkan, mendapatkan informasi dari masyarakat tentang dugaan hilangnya j enazah COVID-19 yang sudah dimakamkan. "Saya langsung mengecek lokasi, dan melaporkannya ke pimpinan," tuturnya.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top