Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

4 Hari Berturut-turut, Penambahan Kasus COVID-19 di Bantul Lebih 1.000

loading...
4 Hari Berturut-turut, Penambahan Kasus COVID-19 di Bantul Lebih 1.000
Penambahan kasus COVID-19 di Bantul makin mengkhawatirkan, dalam 4 hari berturut-turut kasus baru mencapai 1.000 orang. Foto: Dok/SINDONews
YOGYAKARTA - Kasus COVID-19 di DIY hingga kini masih belum bisa diatasi. Bahkan upaya pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM ) darurat yang diperpanjang, belum mampu menekan penyebaran virus yang terus muncul.

Bahkan di Bantul, selama empat hari berturut-turut penambahan kasus COVID-19 cukup mengagetkan.Sejak tanggal 25 hingga 28 Juli, kasus setiap hari lebih dari 1.000 kasus.

Baca juga: 15 Jam, 23 Warga Gunungkidul Meninggal karena Terpapar COVID-19

Tim gugus tugas penanganan COVID-19 Pemda DIY melaporkan, pada 25 Juli menjadi lonjakan kasus yang luar biasa dibandingkan hari sebelumnya.Saat itu tercatat kasus baru sebanyak1.003 kasus. Jumlah ini melonjak dari hari sebelumnya (24/7/2021) yang mencatat kasus baru sebanyak 497.



Begitu juga tanggal 26 Juli 2021 lalu. Angka penambahan kasus di Bantul sebanyak 1.419 kasus baru. Hari berikutnya, tanggal 27 Juli,Bantul masih memegang rekor di DIY dengan penambahan sebanyak 1.058 kasus.

Baca juga: Tulungagung Gempar, Pesilat Tewas saat Digembleng Kekuatan

“Hari ini untuk Bantul tercatat kasus baru sebanyak1.024 kasus," ungkap Kepala Bagian Humas Biro Umum Humas dan Protokol, Pemda DIY Ditya Nanaryo Aji, Rabu (28/7/2021).

Dijelaskan, secara keseluruhan penambahan kasus baru di DIY mencapai 2.282 kasus. Sedangkan sembuh 1.241 kasus.“Untuk yang meninggal dunia 67 kasus," ujarnya.

Baca juga: Cakades Terpilih Meninggal Sebelum Pelantikan, Ini 'Nasib' Dua Desa di Majalengka

Juru bicara Pemda DIY untuk penanganan COVID-19, Berty Murtiningsih mengatakan, untuk kasus di Bantul merupakan kasus pending.Menurut dia, tingginya penambahan kasus di Bantul karena beberapa kasus belum masuk ke sistem." Jadi baru masuk kemudian. Selain itu untuk Bantul juga testingnya sejak awal banyak,” tandasnya.
(nic)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top