Tulungagung Gempar, Pesilat Tewas saat Digembleng Kekuatan
Kamis, 29 Juli 2021 - 01:13 WIB
loading...
Seorang pesilat di Tulungagung tewas usai digembleng kekuatan oleh senior yang juga gurunya. Foto: SINDONews/Ilustrasi
A
A
A
TULUNGAGUNG - Tewasnya seorang pesilat asal Desa Sobontoro, Kecamatan Boyolangu, LF (23), menggemparkan Tulungagung . Betapa tidak, pria tersebut tewas saat menjalani uji kekuatan berupa tendangan dan pukulan .
Peristiwa kekerasan itu berlangsung Senin (26/7) tengah malam di Desa Kepuh, Kecamatan Boyolangu.Dalam latihan itu, LF tidak sadarkan diri dan seketika meregang nyawa.
Mendapat laporan itu, Polres Tulungagung langsung bergerak cepat dan kini telah menetapkan empat orang sebagai tersangka atas peristiwa itu. “Empat orang ditetapkan sebagai tersangka," ujar Kanit Pidana Umum Polres Tulungagung Ipda Awalu Burhanuddin kepada wartawan Rabu (28/7/2021).
Baca juga: Pasien COVID-19 Meninggal di Atas Motor Roda Tiga usai Menolak di Swab di Rumah Sakit
Selain LF, malam itu ada tiga orang pesilat pemula yang sedang menjalani gemblengan kekuatan. Masing-masing diminta menerima pukulan dan tendangan eksekusi dilakukan keempat tersangka, yakni berinisial FA, FI, MO dan ER.
Keempatnya merupakan pesilat lebih senior sekaligus sebagai pelatih. “Mungkin tidak siap. Saat pukulan bersarang pada bagian ulu hati dan leher, korban tiba-tiba limbung dan tidak sadarkan diri. Korban pingsan. Mungkin juga tidak kuat,” ungkap Burhanuddin.
Baca juga: Janda Ditemukan Tewas dengan Tangan Terikat dan Mulut Disumpal Celana Dalam di Kebun Karet
Peristiwa kekerasan itu berlangsung Senin (26/7) tengah malam di Desa Kepuh, Kecamatan Boyolangu.Dalam latihan itu, LF tidak sadarkan diri dan seketika meregang nyawa.
Mendapat laporan itu, Polres Tulungagung langsung bergerak cepat dan kini telah menetapkan empat orang sebagai tersangka atas peristiwa itu. “Empat orang ditetapkan sebagai tersangka," ujar Kanit Pidana Umum Polres Tulungagung Ipda Awalu Burhanuddin kepada wartawan Rabu (28/7/2021).
Baca juga: Pasien COVID-19 Meninggal di Atas Motor Roda Tiga usai Menolak di Swab di Rumah Sakit
Selain LF, malam itu ada tiga orang pesilat pemula yang sedang menjalani gemblengan kekuatan. Masing-masing diminta menerima pukulan dan tendangan eksekusi dilakukan keempat tersangka, yakni berinisial FA, FI, MO dan ER.
Keempatnya merupakan pesilat lebih senior sekaligus sebagai pelatih. “Mungkin tidak siap. Saat pukulan bersarang pada bagian ulu hati dan leher, korban tiba-tiba limbung dan tidak sadarkan diri. Korban pingsan. Mungkin juga tidak kuat,” ungkap Burhanuddin.
Baca juga: Janda Ditemukan Tewas dengan Tangan Terikat dan Mulut Disumpal Celana Dalam di Kebun Karet
Lihat Juga :