Datangi Rumah Sakit, AKBP RM Jauhari Redam Emosi Penolak Pemulasaran Jenazah COVID-19
Selasa, 27 Juli 2021 - 18:51 WIB
loading...
A
A
A
Dia juga menjelaskan, sesuai analisa dokter, almarhum sudah terkonfirmasi COVID-19 dan pemakaman harus sesuai protokol kesehatan secara ketat. Langkah ini dilakukan, untuk mencegah penyebaran COVID-19 . "Setelah pemulasaran dilaksanakan, lanjut kita kawal sampai prosesi pemakaman yang berjalan dengan aman dan lancar," tambahnya.
Baca juga: Tekan Kematian Akibat COVID-19, Pangdam V Brawijaya: Tak Ada Lagi Isoman
Menurutnya, diperlukan kerjasama dan peran semua tokoh, untuk aktif mengedukasi masyarakat supaya memahami dan disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19 .
"Kami imbau kepada masyarakat, untuk tidak melakukan perbuatan melawan hukum demi terciptanya kamtibmas dan menurunkan penyebaran COVID-19 . Apabila ada pengambilan paksa dan pengerahan massa yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, maka akan kita tindak tegas dan proses sesuai hukum yang berlaku," tegas alumni Akpol 2002 ini.
Baca juga: Tekan Kematian Akibat COVID-19, Pangdam V Brawijaya: Tak Ada Lagi Isoman
Menurutnya, diperlukan kerjasama dan peran semua tokoh, untuk aktif mengedukasi masyarakat supaya memahami dan disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19 .
"Kami imbau kepada masyarakat, untuk tidak melakukan perbuatan melawan hukum demi terciptanya kamtibmas dan menurunkan penyebaran COVID-19 . Apabila ada pengambilan paksa dan pengerahan massa yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, maka akan kita tindak tegas dan proses sesuai hukum yang berlaku," tegas alumni Akpol 2002 ini.
(eyt)
Lihat Juga :