Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Asyik Pesta Miras, Seorang Pemuda di Manado Babak Belur Dihajar Orang

loading...
Asyik Pesta Miras, Seorang Pemuda di Manado Babak Belur Dihajar Orang
Seorang pemuda bernama Enal Tampilang (25) babak belur dihajar oleh MM alias Melki (36) bersama dengan teman-temannya. Foto/MPI/Subhan Sabu
MANADO - Asyik pesta miras, seorang pemuda bernama Enal Tampilang (25) babak belur dihajar oleh MM alias Melki (36) bersama dengan teman-temannya. Peristiwa itu terjadi di Kelurahan Molas, Lingkungan V, Kecamatan Bunaken, Minggu (18/7/2021) sekitar pukul 22.00 WITA.

Baca juga: Unggah Gambar Kerumunan di Gantangan, Pemuda Gresik Bonyok Dihajar Pecinta Burung

Saat sedang asyik minum, tiba-tiba pelaku datang menghampir korban dan tanpa alasan yang jelas langsung menendang korban hingga terjatuh. Melihat korban sudah tak berdaya, teman-teman pelaku juga ikut menganiaya korban.



"Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka bekas aniaya dan merasa sakit di bagian badan. Tidak terima dengan perbuatan para pelaku, korban pun mendatangi Mapolresta Manado untuk membuat laporan kepolisian," kata Kasat Reskrim Polresta Manado, Kompol Taufiq Arifin, Kamis (22/7/2021).

Baca juga: Gereja Pentakosta Dilempar Bom Molotov Saat Banyak Warga Mengungsi di Dalamnya



Berdasarkan laporan polisi: LP/ B/1071/ VII /2021/ RESTA MANADO/POLDA SULUT, Tim Paniki Rimbas Dua Polresta Manado kemudian langsung bergerak menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) para pelaku tersebut.

Baca juga: Ssst...Hamil di Luar Nikah, Ratusan Remaja di Musi Rawas Ajukan Dispensasi Nikah

Dari informasi yang diperoleh, pelaku sedang berada di tempat kerjanya di Kelurahan Tumumpa. Berdasarkan informasi tersebut, tim kemudian langsung menuju lokasi tersebut dan mengamankan pelaku tanpa ada perlawanan langsung digiring kemapolresta Manado untuk di proses lebih lanjut. "Saat ini pelaku sedang dalam pemeriksaan penyidik dan akan segera diproses sesuai hukum yang berlaku," ujar Taufiq Arifin.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top