Pemkab Sleman Klaim PPKM Darurat Turunkan Mobilitas Warga di Atas 30%

Rabu, 21 Juli 2021 - 21:00 WIB
loading...
Pemkab Sleman Klaim...
Pembatasan yang diberlakukan pemerintah diklaim oleh Pemkab Sleman menurunkan mobilitsa warga di atas 30%. Foto: Dok/SINDONews
A A A
SLEMAN - Pemkab Sleman mengklaim selama penerapan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat 3 Juli-20 Juli 2021 menurunkan mobilitas warga hingga 30%.

Kepala Dinas Perhubingan (Dishub) Sleman, Arip Pramana mengatakan, dari hasil evaluasi pemantauan selama PPKM Darurat, ada penuruan mobilitas masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari panjang atrean kendaraan harian di beberapa persimpangan jalan dengan alat pemberi isyarat lalu lintas (Apill) yang selama ini terjadi antrean panjang kendaraan. Baik yang dipantau melalui area traffic control system (ATCS) Dishub pemda DIY maupun Dishub pemkab Sleman.

Baca juga: Terangsang Lihat Kemolekan Tubuh, Buruh Tani di Pulang Pisau Nyaris Perkosa Wanita Difabel

Dari pantauan ATCS Dishub Pemda DIY, di empat lokasi, yakni Jalan Kaliurang, Gejayan, Seturan dan Janti ada penuruan 37% dan tujuh lokasi pantauan Dishub Sleman, yakni di perempatan Santikara, UNY, Kolombo, Pasar Stan, Tajem, Jalan Kaliurang UII dan Ngablak Turi memgalami penuruan 53%. “Jika ini dibagi maka hasilnya terjadi penurunan hingga 45%,” katanya, Rabu (21/7/2021).

Sedangkan dari hasil penilaian kementerian koordinator Maritim dan Investasi (Kemenko Marves )berbasis Google Traffic mobilitas masyarakat sleman turun 30% dan berbasis Facebook Mobility terjdai penuruan 28,6%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan...
Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Pengembangan Desa Wisata Pentingsari Sleman
Pramono Tegaskan Kenaikan...
Pramono Tegaskan Kenaikan Kasus ISPA hingga Influenza di Jakarta Bukan Pandemi
Harga Beras Melonjak,...
Harga Beras Melonjak, Pemkab Sleman Turunkan Semar Mesem
Gunung Merapi Selama...
Gunung Merapi Selama 6 Jam Alami 18 Kali Guguran Lava Pijar
Bupati Sleman Apresiasi...
Bupati Sleman Apresiasi Almarhum Mantan Wartawan SINDOnews Priyo Setyawan
Puncak Merapi Muntahkan...
Puncak Merapi Muntahkan Wedus Gembel Sejauh 1.500 Meter
Kepala BPS: Mobilitas...
Kepala BPS: Mobilitas Masyarakat Sepanjang Kuartal I Meningkat
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Hakim AS Perintahkan...
Hakim AS Perintahkan China Bayar Ganti Rugi Rp391 Triliun dalam Kasus Covid-19
Rekomendasi
BTC Price Game Meluncur,...
BTC Price Game Meluncur, Fitur Game Edukatif untuk Analisis Harga Bitcoin
Teach You a Lesson Sukses...
Teach You a Lesson Sukses Besar di Netflix Korea, Kim Moo-yul Curi Perhatian Penonton
3 Puasa Sunnah Muharram...
3 Puasa Sunnah Muharram yang Pahala Tidak Main-main!
Berita Terkini
Roy Suryo Laporkan Lechumanan...
Roy Suryo Laporkan Lechumanan dan Rismon Sianipar ke Polda Metro Jaya
Gapasdap Dorong Pemerintah...
Gapasdap Dorong Pemerintah Perhatikan Nasib Angkutan Pelayaran Imbas Kenaikan Dolar AS
Maksimalkan Potensi...
Maksimalkan Potensi Sumber Daya Mineral, Pemerintah Didorong Segera Buka Lelang WIUP Muratara
DPD KAI Jawa Barat Torehkan...
DPD KAI Jawa Barat Torehkan Prestasi Nasional di Rakernas KAI 2026
Haji Ghoni Kembali Dipercaya...
Haji Ghoni Kembali Dipercaya Pimpin Forkabi
Dudung Sidak Pasar Induk...
Dudung Sidak Pasar Induk Kramat Jati, Ini Hasilnya
Infografis
Reaksi PBB atas Tumbangnya...
Reaksi PBB atas Tumbangnya Rezim Bashar al-Assad di Suriah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved