Medan Gempar, Seorang Penggali Kubur Tewas Digorok Ponakan
Senin, 19 Juli 2021 - 20:54 WIB
loading...
Keluarga histeris menyaksikan jenazah paman yang dibacok ponakannya sendiri saat disemayamkan di rumah duka. Foto: iNewsTV/Yudha Bahar
A
A
A
MEDAN - Warga di lingkungan 11 Kelurahan Tanah 600, Kecamatan Medan Marelan Kota Medan mendadak gempar akibat aksi sadis seorang ponakan kepada pamannya sendiri.
Adalah Tatang Suhendar (70) seorang penggali kubur tewas mengenaskan dengan digorok oleh ponakan sendiri, Khairudin Siregar (40), Senin (19/7/2021) petang, kakek itu diserang membabibuta oleh ponakannya saat akan menggali kubur di belakang rumahnya.
![Medan Gempar, Seorang Penggali Kubur Tewas Digorok Ponakan]()
Baca juga: Medan Membara, Aksi Tawuran Pecah di Jalanan dengan Saling Lempar Bom Molotov
Diketahui, pelaku yang juga merupakan tetangga korban mengalami gangguan mental, tiba-tiba menganiaya dengan sebilah parang hingga korban tewas dengan luka gorokan di bagian leher dan perut sebelah kanan.
Menurut keterangan warga sekitar, kejadian bermula saat korban akan melihat lahan kuburan di belakang rumahnya pukul 5 sore, pelaku yang telah berada di kawasan perkuburan langsung menganiaya korban dengan parang dan melempar korban ke sebuah sumur yang tak jauh dari lokasi penganiayaan.
Adalah Tatang Suhendar (70) seorang penggali kubur tewas mengenaskan dengan digorok oleh ponakan sendiri, Khairudin Siregar (40), Senin (19/7/2021) petang, kakek itu diserang membabibuta oleh ponakannya saat akan menggali kubur di belakang rumahnya.

Baca juga: Medan Membara, Aksi Tawuran Pecah di Jalanan dengan Saling Lempar Bom Molotov
Diketahui, pelaku yang juga merupakan tetangga korban mengalami gangguan mental, tiba-tiba menganiaya dengan sebilah parang hingga korban tewas dengan luka gorokan di bagian leher dan perut sebelah kanan.
Menurut keterangan warga sekitar, kejadian bermula saat korban akan melihat lahan kuburan di belakang rumahnya pukul 5 sore, pelaku yang telah berada di kawasan perkuburan langsung menganiaya korban dengan parang dan melempar korban ke sebuah sumur yang tak jauh dari lokasi penganiayaan.
Lihat Juga :