Corona Mereda, Bukittinggi Bersiap Hentikan Kebijakan PSBB
Rabu, 27 Mei 2020 - 18:54 WIB
loading...
Menara Jam Gadang, ikon Kota Bukittinggi. Kota ini akan segera mencabut kebijakan PSBB mengingat kasus corona yang sudah makin mereda. FOTO/iNews TV/Wahyu Sikumbang
A
A
A
BUKITTINGGI - Kasus pasien positif COVID-19 yang mulai melandai dan tidak adanya klaster dan kasus-kasus baru, membuat Pemerintah Kota Bukittinggi segera mencabut pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias seusai rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit Rabu (27/5/2020) sore.
Kebijakan Wali Kota Bukittinggi ini juga menyusul kebijakan pemerintah pusat yang akan menurunkan tim pendisiplinan dari TNI-Polri untuk 4 provinsi di Indonesia, salah satunya Sumatera Barat. (Baca juga: Dihantam Corona, Kemiskinan di Pangkalpinang Naik 100%)
Ramlan Nurmatias menyebutkan, selama masa PSBB, tim gugus tugas secara intensif memutus rantai kasus positif melalui upaya pelacakan sebaran atau tracing yang gencar.
Saat ini kondisi COVID-19 di Bukittinggi dinilai sudah mulai melandai dengan tidak adanya kasus-kasus baru. Sehingga dianggap sudah bisa mengatasi secara penanggulangan epidemologi.
Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias seusai rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit Rabu (27/5/2020) sore.
Kebijakan Wali Kota Bukittinggi ini juga menyusul kebijakan pemerintah pusat yang akan menurunkan tim pendisiplinan dari TNI-Polri untuk 4 provinsi di Indonesia, salah satunya Sumatera Barat. (Baca juga: Dihantam Corona, Kemiskinan di Pangkalpinang Naik 100%)
Ramlan Nurmatias menyebutkan, selama masa PSBB, tim gugus tugas secara intensif memutus rantai kasus positif melalui upaya pelacakan sebaran atau tracing yang gencar.
Saat ini kondisi COVID-19 di Bukittinggi dinilai sudah mulai melandai dengan tidak adanya kasus-kasus baru. Sehingga dianggap sudah bisa mengatasi secara penanggulangan epidemologi.
Lihat Juga :