Penyalahgunaan Narkoba di Kabupaten Wajo Meningkat Tiap Tahun
Rabu, 07 Juli 2021 - 19:17 WIB
loading...
Kasus penyalagunaan narkoba di Wajo meningkat tiap tahun. Foto: Sindonews/Ilustrasi
A
A
A
WAJO - Penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Wajo kian meningkat setiap tahunnya. Berdasarkan data yang diperoleh dari Satuan Reserse Narkoba Polres Wajo, tindak pidana narkoba di tahun 2019 lalu hanya 83 kasus. Angka tersebut naik menjadi 87 kasus pada tahun 2020.
Bupati Wajo, Amran Mahmud menilai, bahaya narkoba merupakan kejahatan luar biasa yang mesti diberantas sampai ke akar-akarnya.
Baca Juga: Sanksi Menanti ASN Wajo yang Diduga Terlibat Kasus Narkoba
Olehnya itu, sebagai Ketua Umum Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Wajo berkomitmen untuk serius melakukan penanganan dan pencegahan terhadap barang haram tersebut.
"Upaya kita dalam penanganan penyalahgunaan narkotika lebih terkordinasi. Melibatkan seluruh stakeholder dalam wadah BNK Wajo ," ujarnya kepada Sindonews, Rabu, (7/7/2021).
Langkah tersebut dilakukan sebab angka penyalahgunaan narkoba di Wajo sangat tinggi. Kata Amran, berdasarkan data Rutan Klas II. B Sengkang, dari sebanyak 384 warga binaan terdapat 240 dengan penyalahgunaan narkoba.
"Angka cukup besar dan memerlukan perhatian bersama di daerah ini. Kita harus selamatkan daerah dan generasi kita dari bahaya narkoba," ucap Amran.
Bupati Wajo, Amran Mahmud menilai, bahaya narkoba merupakan kejahatan luar biasa yang mesti diberantas sampai ke akar-akarnya.
Baca Juga: Sanksi Menanti ASN Wajo yang Diduga Terlibat Kasus Narkoba
Olehnya itu, sebagai Ketua Umum Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Wajo berkomitmen untuk serius melakukan penanganan dan pencegahan terhadap barang haram tersebut.
"Upaya kita dalam penanganan penyalahgunaan narkotika lebih terkordinasi. Melibatkan seluruh stakeholder dalam wadah BNK Wajo ," ujarnya kepada Sindonews, Rabu, (7/7/2021).
Langkah tersebut dilakukan sebab angka penyalahgunaan narkoba di Wajo sangat tinggi. Kata Amran, berdasarkan data Rutan Klas II. B Sengkang, dari sebanyak 384 warga binaan terdapat 240 dengan penyalahgunaan narkoba.
"Angka cukup besar dan memerlukan perhatian bersama di daerah ini. Kita harus selamatkan daerah dan generasi kita dari bahaya narkoba," ucap Amran.
Lihat Juga :