Jadi Tersangka Korupsi, Pejabat Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Polman Diperiksa Kejaksaan

Jum'at, 02 Juli 2021 - 06:07 WIB
loading...
Jadi Tersangka Korupsi,...
Usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi mantan Kabid Cipta Karya PUPR Polman yang sekarang menjabat Kabag Pengadaan Barang dan Jasa berinisial DY diperiksa sebagai tersangka di Kantor Kejari Polewali Mandar. Foto iNews TV/Huzair Z
A A A
POLEWALI MANDAR - Usai ditetapkan sebagai tersangka beberapa waktu lalu dalam kasus korupsi mantan Kepala Bidang Cipta Karya PUPR Polman yang sekarang menjabat sebagai Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa berinisial DY diperiksa sebagai tersangka di Kantor Kejaksaa Negeri Polewali Mandar , Sulawesi Barat, Kamis (1/7/2021). Selain DY pihak Kejaksaan juga memeriksa tersangka lainnya yakni Direktur CV Zam-Zam berinisial MN.

Kedua tersangka diduga terlibat korupsi kasus proyek Sistim Pengelolahan Air Minum (Spam) di Desa Kelapa Dua, Kecamatan Anreapi, Polman, Sulbar tahun anggaran 2018 lalu.

Baca : Garang Berseragam Polisi, Pria di Manado Ini Nangis Saat Dibekuk Timsus Maleo

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Polman Andi Rieker mengatakan, Kejaksaan melakukan pemeriksaan secara marathon terhadap DY dan MN setelah sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi Sistim Pengelolahan Air Minum (Spam ) tahun 2018 lalu.

“Akibat Perbuatan DY dinilai telah merugikan negara sebesar Rp427 juta,” kata Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Polman Andi Rieker.

Dimana kerugian negara ditemukan berdasarkan hasil pemeriksaan fisik di lapangan oleh tim ahli Politehnik Negeri Ujung Pandang juga laporan hasil audit oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulawesi Barat.

Sebelum ditetapkan tersangka pada 21 Juli lalu, Kejaksan Negeri Polewali Mandar telah melalukan pemeriksaan terhadap saksi saksi termasuk kedua tersangka.

Baca juga : Mengaku Dari Pondok Pesantren, 2 Pasang Remaja Ditemukan Dalam 1 Kamar Hotel di Mojokerto

“Kasus ini sendiri telah diproses oleh kajari polman sejak Januari 2021 hari ini dan baru dua orang yang telah ditetapkan tersangka. Tidak menutup kemungkinan akan menyeret nama lain dan masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan,” timpalnya.
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Normans Luntungan Apresiasi...
Normans Luntungan Apresiasi Langkah Kejati Sulut Usut Korupsi Gunung Ruang
Mantan Gubernur Lampung...
Mantan Gubernur Lampung Jadi Tersangka Korupsi Senilai Rp271 Miliar
Bareskrim Batal Periksa...
Bareskrim Batal Periksa Ketua Kadin Sultra Hari Ini, Alasan Sakit
KPK Belum Panggil Ridwan...
KPK Belum Panggil Ridwan Kamil di Kasus BJB, Setyo Budiyanto: Sedang Dikaji
Dugaan Korupsi Aset...
Dugaan Korupsi Aset UIN Syarif Hidayatullah Diselidiki Kejati, Mantan Rektor Turut Dipanggil
Kisah Kasus Nadiem Dalam...
Kisah Kasus Nadiem Dalam Perkara Korupsi
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
Pakar: Tanpa Bukti Kuat,...
Pakar: Tanpa Bukti Kuat, Penyebutan 26 Nama dalam Dugaan Korupsi MBG Bisa Berujung Pidana
Rekomendasi
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
Libur Sekolah Tiba,...
Libur Sekolah Tiba, Ini 3 Aktivitas Seru yang Bisa Dicoba Bersama Keluarga Tanpa Harus Keluar Banyak Biaya
The Rain Ajak Pengunjung...
The Rain Ajak Pengunjung PRJ 2026 Bernostalgia lewat Lagu 'Di Perantauan'
Berita Terkini
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Jelang Eksekusi Hotel...
Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Spanduk Penolakan hingga Kawat Berduri Terpasang di Sekitar Lokasi
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Infografis
10 Pejabat Badan Gizi...
10 Pejabat Badan Gizi Nasional dan Latar Belakangnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved