Lagi, Satu Warga Sikka Meninggal Akibat COVID-19, Total Jadi 13 orang
Minggu, 27 Juni 2021 - 15:27 WIB
loading...
Keluarga pasien yang meninggal akibat COVID-19 hanya bisa menyaksikan peti jenazah keluarganya dari jauh. Foto: iNewsTV/Joni Nura
A
A
A
SIKKA - Kasus kematian akibat COVID-19 di Kabupaten Sikka , Nusa Tenggara Timur ( NTT ) kembali bertambah, Minggu (27/6/2021). Kali ini, tambahan satu kasus pasien meninggal itu berasal dari warga Kelurahan Kabor, Kecamatan Alok.
Juru bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Sikka, dr Clara Francis membenarkan ada penambahan satu pasien yang meninggal akibat COVID-19 . “Iya benar kita tambah lagi satu pasien meninggal akibat COVIC-19. Pasien meninggal sekitar pukul 11.08 WITA berinisial BDBP (88),” ujarnya.
Baca juga: COVID-19 Meningkat, Dua Gubernur Minta Kadin Provinsi Tak Datangi Munas
Dikatakan, saat ini jenazahnya ada di ruang isolasi RSUD dr TC Hillers Maumere dan akan dimakamkan sesuai dengan protokol kesehatan COVID-19.
“Mari kita saling menjaga, terutama menjaga orang yang tua yang rentan di rumah. Putus mata rantai penularan Covid-19 dimulai dengan menyayangi anggota keluarga kita di rumah dengan disiplin protokol kesehatan,” katanya.
Baca juga: Pemerintahan Papua Memanas, Gubernur Minta Presiden Jokowi Copot Sekda
Sekedar diketahui berdasarkan data dari Satgas COVID-19 tertanggal 26 Juni 2021 ada 12 orang, kini sudah tercatat ada 13 orang yang meninggal akibat COVID-19 di Kabupaten Sikka. Total warga Sikka yang dikarantina berjumlah 254 orang.
Juru bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Sikka, dr Clara Francis membenarkan ada penambahan satu pasien yang meninggal akibat COVID-19 . “Iya benar kita tambah lagi satu pasien meninggal akibat COVIC-19. Pasien meninggal sekitar pukul 11.08 WITA berinisial BDBP (88),” ujarnya.
Baca juga: COVID-19 Meningkat, Dua Gubernur Minta Kadin Provinsi Tak Datangi Munas
Dikatakan, saat ini jenazahnya ada di ruang isolasi RSUD dr TC Hillers Maumere dan akan dimakamkan sesuai dengan protokol kesehatan COVID-19.
“Mari kita saling menjaga, terutama menjaga orang yang tua yang rentan di rumah. Putus mata rantai penularan Covid-19 dimulai dengan menyayangi anggota keluarga kita di rumah dengan disiplin protokol kesehatan,” katanya.
Baca juga: Pemerintahan Papua Memanas, Gubernur Minta Presiden Jokowi Copot Sekda
Sekedar diketahui berdasarkan data dari Satgas COVID-19 tertanggal 26 Juni 2021 ada 12 orang, kini sudah tercatat ada 13 orang yang meninggal akibat COVID-19 di Kabupaten Sikka. Total warga Sikka yang dikarantina berjumlah 254 orang.
(nic)
Lihat Juga :