Pemerintahan Papua Memanas, Gubernur Minta Presiden Jokowi Copot Sekda
Sabtu, 26 Juni 2021 - 04:01 WIB
loading...
Gubernur Papua Lukas Enembe meminta Presiden Joko Widodo untuk membatalkan surat penunjukan Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Papua
A
A
A
JAYAPURA - Gubernur Papua Lukas Enembe meminta Presiden Joko Widodo membatalkan surat penunjukan Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Papua Dance Julian Flassy oleh Dirjen OTDA tertanggal 24 Juni 2021. Gubernur juga meminta Jokowi memberhentikan sekda, Jumat (26/6/2021)
Permintaan Gubernur ini menyusul dugaan adanya mal administrasi yang dilakukan pihak-pihak yang ingin memberhentikannya sebagai Gubernur Papua.
Melalui surat bernomor 121/7145/SET, Gubernur menyampaikan empat poin keberatan atas penunjukan Dance Yulian Flassy sebagai Plh, sementara diakuinya kesehatannya kini telah pulih setelah berobat ke Singapura.
Baca juga: Pemerintahan Papua Memanas, Sekda dan Gubernur Lukas Tak Akur
"Saya meminta ijin dan mendapat persetujuan Mendagri untuk berobat ke Singapura. Dan saat ini saya dalam proses pemulihan dan akan segera kembali ke Papua untuk melaksanakan tugas sebagai Gubernur Papua," bunyi poin 1 dalam surat itu.
Permintaan Gubernur ini menyusul dugaan adanya mal administrasi yang dilakukan pihak-pihak yang ingin memberhentikannya sebagai Gubernur Papua.
Melalui surat bernomor 121/7145/SET, Gubernur menyampaikan empat poin keberatan atas penunjukan Dance Yulian Flassy sebagai Plh, sementara diakuinya kesehatannya kini telah pulih setelah berobat ke Singapura.
Baca juga: Pemerintahan Papua Memanas, Sekda dan Gubernur Lukas Tak Akur
"Saya meminta ijin dan mendapat persetujuan Mendagri untuk berobat ke Singapura. Dan saat ini saya dalam proses pemulihan dan akan segera kembali ke Papua untuk melaksanakan tugas sebagai Gubernur Papua," bunyi poin 1 dalam surat itu.
Lihat Juga :