Kebutuhan Tinggi, Alumni Teknik Kimia Dorong Indonesia Gunakan Bahan Baku Lokal

Selasa, 22 Juni 2021 - 10:03 WIB
loading...
Kebutuhan Tinggi, Alumni...
Alumni pendidikan tehnik kimia mendorong Indonesia menggunakan bahan baku lokal.Foto/ilustrasi
A A A
BANDUNG - Indonesia didorong memiliki industri pengolahan bahan baku kimia seperti soda ash untuk menyuplai tingginya kebutuhan di dalam negeri. Saat ini, Indonesia masih mengandalkan impor bahan baku kimia untuk membuat berbagai produk turunan.

Presiden Direktur PT Kaltim Parna Industri Hari Supriyadi mendorong kebutuhan bahan kimia yang cukup tinggi adalah soda ash, yang merupakan bahan baku produk-produk yang dibutuhkan masyarakat. Seperti deterjen, kaca beserta produk turunannya seperti gelas, cermin, dan lain-lain; serta pasta gigi.

Baca juga: Akibat Pasien Melonjak, 212 SDM Kesehatan di RSHS Ikut Terpapar COVID-19

Selain itu, produk-produk yang saat ini banyak digunakan, adalah kendaraan listrik yang disebut-sebut merupakan transportasi masa depan pun membutuhkan soda ash untuk pembuatan baterainya.

"Untuk baterai mobil listrik juga menggunakan soda ash. Jadi sangat banyak turunan dari soda ash. Tapi kenapa Indonesia masih impor," katanya saat konferensi pers virtual terkait lomba esai nasional yang diselenggarakan dalam rangka memperingati 80 tahun Pendidikan Tinggi Teknik Kimia di Indonesia.

Dia menyebut, dalam setahun Indonesia membutuhkan sekitar 1,2 juta ton soda ash. Dari jumlah itu, 90% dipenuhi dari hasil impor. Semenatara kebutuhan di ASEAN 2,9 juta ton. Menurut dia, kebutuhan ini akan terus meningkat terutama jika penggunaan kendaraan listrik sudah semakin banyak.

Baca juga: Tragis! Luput Pengawasan Orang Tua, Bocah di Makassar Tewas Ditabrak Mobil
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPRD Kota Bandung Resmi...
DPRD Kota Bandung Resmi Sahkan Perda Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko
Ribuan Bobotoh Kumpul...
Ribuan Bobotoh Kumpul di Kawasan Gedung Merdeka, Teriakan Juara Bergema
Pansus 12 DPRD Kota...
Pansus 12 DPRD Kota Bandung Rampungkan Raperda Kesejahteraan Sosial, Segera Masuki Tahap Harmonisasi
DPRD Kota Bandung Targetkan...
DPRD Kota Bandung Targetkan Raperda Pencegahan Perilaku Seksual Berisiko Segera Rampung
Bapeten: Revisi Regulasi...
Bapeten: Revisi Regulasi dan Sinergi Lintas Sektor Kunci Cegah Cemaran Radioaktif
Bandung Kembali Mencekam,...
Bandung Kembali Mencekam, Kelompok Berpakaian Hitam Mengamuk di DPRD Jabar
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
SPMB Kota Bandung 2026...
SPMB Kota Bandung 2026 Tahap 1 Dibuka, Simak Kuota, Syarat, dan Jadwal
Hakim Pengadilan Militer...
Hakim Pengadilan Militer Minta Oditur Hadirkan Ahli Kimia di Sidang Andrie Yunus
Rekomendasi
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Suporter Ikonik DR Kongo...
Suporter Ikonik DR Kongo Gagal Masuk AS Gara-gara Visa Ditolak
Berita Terkini
Jro Bima, Memperluas...
Jro Bima, Memperluas Pengabdian untuk Bali lewat Jalur Politik
Polisi Amankan Sopir...
Polisi Amankan Sopir Truk Kecelakaan Maut di Bekasi
Kronologi Kecelakaan...
Kronologi Kecelakaan Maut Truk Rem Blong di Bekasi Timur, 1 Orang Tewas dan 5 Luka
Kecelakaan Maut Truk...
Kecelakaan Maut Truk Tabrak Sejumlah Motor di Bekasi, Polisi Periksa Saksi dan CCTV
Truk Tabrak Motor di...
Truk Tabrak Motor di Bekasi Timur: 1 Orang Tewas, 5 Luka-luka
Bidik Suara Generasi...
Bidik Suara Generasi Muda, DPD Partai Perindo TTS Genjot Rekrutmen Kader hingga Akar Rumput
Infografis
10 Perguruan Tinggi...
10 Perguruan Tinggi di Indonesia dengan Jumlah Profesor Terbanyak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved