Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Sambil Gendong Anaknya, Istri Bos Koperasi Tuntut Pembunuh Suaminya Dihukum Mati

loading...
Sambil Gendong Anaknya, Istri Bos Koperasi Tuntut Pembunuh Suaminya Dihukum Mati
Salah satu adegan pelaku pembunuhan bos koperasi dalam proses rekonstruksi di Gedung Tri Darma Sakti Polresta Jambi, Jumat (18/6/2021). Foto: iNews/Azhari Sultan
JAMBI - Yunita Siagian, istri Tigor Nainggolan (28), bos koperasi yang dibunuh oleh sepasang suami istri ( pasutri ), Heri (36) dan Pipin (26), kesal bukan kepalang melihat sikap dua pelaku yang santai tanpa ekspresi penyesalan saat proses rekonstruksi berlangsung.

Dia menilai, tidak ada raut penyesalan dari kedua wajah pelaku, usai menghabisi nyawa suaminya. Dengan menggendong anaknya yang berusia 4 bulan dia menegaskan, agar kedua pelaku diganjal hukuman mati karena sesuai dengan perbuatannya.

Baca juga: Pengusaha Koperasi di Jambi Tewas Dibacok Orang Tak Dikenal

“Ya tolong diberi hukuman yang setimpal dengan perbuatannya lah, beri hukuman mati. Sesuai hukum di Indonesia,” tegasnya, Jumat (18/6/2021).

Dalam rekonstruksi yang digelar di Gedung Tri Darma Sakti Polresta Jambi, terlihat tidak ada aksi protes yang Yunita lakukan ataupun pihak keluarga yang datang.

Sementara, ada sebanyak 33 adegan terjadi dalam rekonstruksi tersebut dilakukan langsung oleh sepasang suami istri (pasutri), Heri (36) dan Pipin (26), warga Lingkar Selatan, Perumahan Kenali Raya Indah, Paal 10, Kenali Asam Bawah, Kotabaru, Kota Jambi.



Baca juga: Geger, Suami di Bengkulu Tak Sengaja Nemu Video Syur Istri dengan Selingkuhan

Kasat Reskrim Polresta Jambi, Kompol Handres mengatakan, rekonstruksi tersebut merupakan upaya untuk mengungkap fakta-fakta dalam kasus pembunuhan tersebut.

Dari hasil rekonstruksi tersebut, kata dia, pihaknya akan terus mengumpulkan sejumlah bukti-bukti untuk kemudian dibawa dalam persidangan. “Kita penyidik hanya menyajikan unsur-unsur yang menyangkut pasal pembunuhan berencana, yang memutuskan tetap lah hakim," tukas Handres, Jumat (18/6/2021).
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top