Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Klaster Hajatan di Subang Kembali Memakan Korban, 9 Orang Meninggal Akibat COVID-19

loading...
Klaster Hajatan di Subang Kembali Memakan Korban, 9 Orang Meninggal Akibat COVID-19
Petugas memakamkan jenazah warga Desa Kihiyang, Kecamatan Binong, Kabupaten Subang, Jawa Barat, setelah meninggal dunia akibat COVID-19. Foto/iNews TV/Yudy Heryawan Juanda
SUBANG - Klaster hajatan di Desa Kihiyang, Kecamatan Binong, Kabupaten Subang, Jawa Barat, kembali memakan korban jiwa. Seorang kakek berusia 75 tahun meninggal dunia, setelah sebelumnya dinyatakan positif COVID-19 .

Baca juga: COVID-19 Menggila di Pesantren Al-Qur'aniyyah, Pengasuh: Mudah-mudahan Jadi Pelajaran

Dengan mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap, petugas kesehatan dari Puskesmas Binong, memakamkan jenazah almarhum Suwadi (75) dengan protokol kesehatan COVID-19 , Rabu (16/6/2021).



Kini kasus meninggal dunia akibat COVID-19 di Desa Kihiyang, dari klaster hajatan berjumlah sembilan orang. Sementara sebanyak 73 warga sisanya, masih menjalani isolasi mandiri akibat terpapar COVID-19 .

Baca juga: Jambi Gempar, Warga Satu RT Tertipu Beli dan Makan Daging Babi Saat Idul Fitri



Menurut Kepala Puskesmas Binong, Anang, Suwadi baru diketahui terkonfirmasi positif COVID-19 pada hari Selasa (15/6/2021) saat berobat ke sebuah Puskesmas akibat mengeluhkan demam. "Malam harinya dinyatakan positif COVID-19 , dan paginya meninggal dunia," tuturnya.

Baca juga: Gowa Gempar, Hanya Karena Ayam Jago Sepupu Bersimbah Darah Ditebas Parang

Banyaknya warga yang terkonfirmasi postitif COVID-19 di Desa Kihiyang, terjadi usai salah seorang warga menggelar hajatan. Diduga, acara hajatan tersebut menjadi tempat penularan COVID-19 yang membuat sembilan warga meninggal, dan 73 positif COVID-19 .
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top