Saling Senggol di Tempat Hiburan Malam, Remaja di Manado Tikam Pengunjung Lain
Minggu, 13 Juni 2021 - 18:22 WIB
loading...
Tim Macan Polresra Manado berhasil menangkap FDS (16) seorang remaja asal Kelurahan Tingkulu, Kecamatan Wanea, Kota Manado. Foto/MPI/Subhan Sabu
A
A
A
MANADO - Seorang remaja berinisial FDS (16) asal Kelurahan Tingkulu, Kecamatan Wanea, Kota Manado, diringkus Tim Macan Polresra Manado, usai menikam DM (17) warga Sario, hingga bersimbah darah
Baca juga: Sakit Hati Sering Dibully, Teman Kerja Dihabisi dengan Tusukan Pisau
Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Taufiq Arifin mengatakan, peristiwa penikaman tersebut hanya dipicu masalah sepele dimana pelaku tidak terima saat disenggol oleh korban di salah satu tempat hiburan malam.
Kronologis kejadian berawal pada Minggu (13/6/2021) sekitar pukul 00.30 WITA, dimana saat itu korban bersama teman-temannya sedang berada di salah satu tempat hiburan malam yang bertempat di kawasan Mega Mas, Kecamatan Wenang.
Baca juga: Dihadang 4 Begal, Pelajar di Simalungun Berani Melawan dan Berduel
"Diduga korban dan pelaku yang sudah dalam pengaruh alkohol, sehingga terjadi ketersinggungan antara pelaku dan korban, di mana korban tidak sengaja menyenggol pelaku sehingga pelaku tidak terima dengan perlakuan korban," kata Taufiq Arifin, Minggu (13/6/2021).
Baca juga: Sakit Hati Sering Dibully, Teman Kerja Dihabisi dengan Tusukan Pisau
Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Taufiq Arifin mengatakan, peristiwa penikaman tersebut hanya dipicu masalah sepele dimana pelaku tidak terima saat disenggol oleh korban di salah satu tempat hiburan malam.
Kronologis kejadian berawal pada Minggu (13/6/2021) sekitar pukul 00.30 WITA, dimana saat itu korban bersama teman-temannya sedang berada di salah satu tempat hiburan malam yang bertempat di kawasan Mega Mas, Kecamatan Wenang.
Baca juga: Dihadang 4 Begal, Pelajar di Simalungun Berani Melawan dan Berduel
"Diduga korban dan pelaku yang sudah dalam pengaruh alkohol, sehingga terjadi ketersinggungan antara pelaku dan korban, di mana korban tidak sengaja menyenggol pelaku sehingga pelaku tidak terima dengan perlakuan korban," kata Taufiq Arifin, Minggu (13/6/2021).
Lihat Juga :