Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Dihadang 4 Begal, Pelajar di Simalungun Berani Melawan dan Berduel

loading...
Dihadang 4 Begal, Pelajar di Simalungun Berani Melawan dan Berduel
Kapolsek Bangun, AKP LS Gultom didampingi Kasat Reskrim Polres Simalungun, AKP Rahcmat Ariwibowo, memaparkan penangkapan dua begal terhadap pelajar di jalan Asahan, Kecamatan Siantar. Foto/Ist.
SIMALUNGUN - Aksi berani dilakukan dua pelajar di Simalungun, Sumatera Utara. Keduanya nekat melawan dan berduel dengan empat kawanan begal yang mengaku debt collector salah satu perusahaan pembiayaan, saat akan merampok sepeda motornya.

Baca juga: 43 Preman Pelaku Pungli Dibekuk, Penangkapannya Diwarnai Aksi Kejar-kejaran

Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo melalui Kapolsek Bangun, AKP LS Gultom didampingi Kasat Reskrim Polres Simalungun, AKP Rachmat Ariwibowo mengatakan, aksi nekat kedua pelajar itu membuat dua dari empat kawanan perampok yang mengendari dua sepeda motor berhasil ditangkap.



Kedua pelajar itu nekat melawan , dengan menarik tangan salah seorang diduga pelaku saat akan melarikan sepeda motor milik korban ketika melintas di Jalan Asahan, Kecamatan Siantar, Sabtu (12/6/2021). Baca juga: Bawa Kabur Perhiasan dan Uang Tunai Rp600 Juta, 3 Perampok di Bukittinggi Diburu Polisi

"Kedua korban yang masih pelajar salah satu SMA, baru pulang sekolah, dan diduga sudah diikuti. Kemudian empat pria yang mengaku pegawai salah satu perusahaan pembiayaan memepet, dan meminta keduanya menepi. Namun keduanya melawan, tidak mau menepi hingga salah seorang diduga pelaku menendang sepeda motor korban, hingga keduanya terjatuh," ujar Gultom.



Saat kedua pelaku AS (38) dan EFP (27) warga Kota Pematangsiantar, akan melarikan sepeda motor korban, kedua pelajar SMA itu melawan dengan menarik tangan salah seorang diduga pelaku hingga terjatuh. Baca juga: Tinjau 2 RS di Bandung, Ridwan Kamil: Pasien COVID-19 Meningkat, tapi Masih Terkendali

Polisi yang sedang melakukan razia dalam rangka pemberantasan pelaku pungli dan premanisme , menerima informasi kejadian tersebut langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan pelaku.

Dua diduga pelaku lainnya, melihat temannya ditangkap polisi , kabur dan masih dalam pengejaran. "Keduanya sudah ditahan dan barang bukti kejahatan seperti sepeda motor pelaku dan korban, serta sejumlah barang bukti lainnya sudah diamankan," sebut Gultom.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top