Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Bupati dan Wabup Karawang Harus Bergadang Usai Ratusan Buruh Pabrik Positif COVID-19

loading...
Bupati dan Wabup Karawang Harus Bergadang Usai Ratusan Buruh Pabrik Positif COVID-19
Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana, dan Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh harus begadang tangani satu perusahaan yang 40% karyawannya terpapar COVID-19. Foto/SINDOnews/Nilakusuma
KARAWANG - Ratusan buruh sebuah pabrik di Kabupaten Karawang, dinyatakan positif COVID-19 . Para buruh tersebut, berasal dari sembilan kecamatan dan dikawatirkan dapat menularkan COVID-19 di lingkungannya.

Baca juga: Takut Tertular, Warga di Gunungkidul Tolak Pemakaman Jenazah Positif COVID-19

Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana, dan Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh harus rela bergadang untuk turun tangan langsung menangani kasus COVID-19 yang menerpa buruh pabrik tersebut.





"Mulai dari camat hingga jajaran di bawahnya harus bertindak cepat. Kami melakukan 3 T, agar cepat mendeteksi penyebarannya. Kami menyayangkan pihak perusahaan tidak melaporkan peristiwa ini dengan segera ke Satgas COVID-19 , hingga 40% karyawannya terpapar COVID-19 ," kata Cellica saat melakukan monitoring dan evaluasi (monev) dengan Kadinkes, sembilan camat dan perwakilan perusahaan, Sabtu (12/6/2021) dini hari.

Baca juga: Tak Kuat Tahan Napsu Seks, Pengangguran Ini Nekat Perkosa Wanita Cantik di Masjid

Menurut Cellica, penyebaran COVID-19 di perusahaan tersebut akibat ada karyawan yang mudik, dan tidak menerapkan protokol kesehatan secara ketat di lingkungan perusahaan. Dia meminta perusahaan tersebut bertanggungjawab atas keselamatan, dan kesehatan karyawannya.

"Ini kelalaian karena pihak perusahaan tidak melaporkan ke Satgas COVID-19 saat ada beberapa karyawan terpapar. Saat dinyatakan positif COVID-19 , karyawan hanya diminta isolasi di rumahnya. Harusnya lapor ke kita," katanya.

Baca juga: Jember Gempar, 4 Kades Diringkus Polda Jatim Saat Asyik Pesta Sabu

Cellica mengaku khawatir akan terjadi penyebaran yang lebih luas lagi, jika tidak segera ditangani. Dia meminta para camat untuk segera mengambil langkah yang tepat, agar COVID-19 tidak menyebar sampai ke lingkungan tempat para karyawan itu tinggal. "Segera lakukan 3 T untuk menekan penyebarannya," katanya.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top