10 Anggota DPRD Surabaya dan Dua Pegawai Kontrak Positif COVID-19
Jum'at, 11 Juni 2021 - 06:05 WIB
loading...
Gedung DPRD Surabaya terlihat lengang menyusul adanya 10 anggota dewan terpapar COVID-19 dan dua honorer positif. Foto: iNews/Hari Tambayong
A
A
A
SURABAYA - Sebanyak 10 anggota DPRD Surabaya dan dua pegawai kontrak terkonfirmai positif COVID-19 . Mereka diduga terpapar usai melakukan perjalanan ke luar kota.
Ke-12 orang tersebut saat ini sudah melakukan isolasi dan perawatan, belum ada keputusan untuk melakukan lockdown , namun suasana di gedung DPRD Kota Surabaya terlihat sepi.
Belum diketahui jelas para anggota dewan ini tertular dari mana, namun beberapa anggota dewan ini sempat melakukan perjalanan luar kota, sebelum akhirnya mereka dinyatakan positif COVID 19 dan menjalani isolasi mandiri dan perawatan.
![10 Anggota DPRD Surabaya dan Dua Pegawai Kontrak Positif COVID-19]()
Baca juga: Sudah Divaksin, Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono Kini Positif COVID-19
Ketua Fraksi Golkar Dprd Surabaya, Arief Fathony membenarkan jika beberapa koleganya terpapar covid 19, keputusan lockdown belum dilakukan.
“Namun situasi ini menjadi pertimbangan utama untuk segera melakukan lockdown guna menghentikan penyebaran COVID-19 di lingkungan DPRD Kota Surabaya,” katanya.
Ketua Fraksi Golkar ini juga mengingatkan kepada masyarakat bahwa COVID-19 itu nyata dan menghimbau kepada masyarakat untuk tetap selalu patuh terhadap protokol kesehatan dan selalu menjaga jarak serta mendukung program vaksinasi untuk memutus rantai penyebaran COVID-19.
Baca juga: Gedung DPRD Surabaya Mendadak Lengang, Sejumlah Anggota Dewan Dikabarkan Terpapar COVID-19
Ke-12 orang tersebut saat ini sudah melakukan isolasi dan perawatan, belum ada keputusan untuk melakukan lockdown , namun suasana di gedung DPRD Kota Surabaya terlihat sepi.
Belum diketahui jelas para anggota dewan ini tertular dari mana, namun beberapa anggota dewan ini sempat melakukan perjalanan luar kota, sebelum akhirnya mereka dinyatakan positif COVID 19 dan menjalani isolasi mandiri dan perawatan.

Baca juga: Sudah Divaksin, Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono Kini Positif COVID-19
Ketua Fraksi Golkar Dprd Surabaya, Arief Fathony membenarkan jika beberapa koleganya terpapar covid 19, keputusan lockdown belum dilakukan.
“Namun situasi ini menjadi pertimbangan utama untuk segera melakukan lockdown guna menghentikan penyebaran COVID-19 di lingkungan DPRD Kota Surabaya,” katanya.
Ketua Fraksi Golkar ini juga mengingatkan kepada masyarakat bahwa COVID-19 itu nyata dan menghimbau kepada masyarakat untuk tetap selalu patuh terhadap protokol kesehatan dan selalu menjaga jarak serta mendukung program vaksinasi untuk memutus rantai penyebaran COVID-19.
Baca juga: Gedung DPRD Surabaya Mendadak Lengang, Sejumlah Anggota Dewan Dikabarkan Terpapar COVID-19
Lihat Juga :