Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

120 Toko di Pasar Tradisional Kota Pinang Hangus Terbakar, Kerugian Rp5 M

loading...
120 Toko di Pasar Tradisional Kota Pinang Hangus Terbakar, Kerugian Rp5 M
Kebakaran melanda pasar tradisional Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara, menghanguskan 120 toko. Foto/iNews TV/Ilham Syafii Harahap
LABUHANBATU SELATAN - Kebakaran hebat melanda pasar tradisional Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara. Akibatnya, sebanyak 120 toko hangus terbakar . Kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp5 miliar.

Baca juga: Padangsidimpuan Gempar, 2 Rumah Warga Terbakar Hebat di Siang Bolong

Kobaran api tersebut, mulai melanda pasar tradisional ini pada Senin (7/6/2021) malam. Api dengan cepat merembet ke bagian pasar lainnya, dan besarnya kobaran api membuat petugas pemadam kebakaran harus berjibaku memadamkan api.





Besarnya api, dan banyaknya barang yang mudah terbakar . Membuat proses pemadaman membutuhkan waktu sekitar lima jam lamanya. Api baru bisa padam pada Selasa (8/6/2021) dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB.

Baca juga: Istri Cantiknya Dilamar Pria Lain, Suami Ini Tikam Istrinya hingga Bersimbah Darah

Petugas Polsekta Kota Pinang, juga terpaksa memindahkan para tahanannya ke Lapas Kota Pinang, karena kantor polisi tersebut bersebelahan langsung dengan pasar tradisional Kota Pinang yang dilanda kobaran api .

Kapolsekta Kota Pinang, AKP Bambang Gunanti mengatakan, di pasar tradisional tersebut terdapat 290 toko, dan sebanyak 120 toko hangus terbakar . "Kami juga memindahkan tahanan ke Lapas Kota Pinang, karena Kantor Polsekta Kota Pinang bersebelahan langsung dengan pasar yang terbakar ," terangnya.

Baca juga: Tangis Pecah di Mojokerto, Janda Cantik Depresi Usai Cerai Lalu Gantung Diri

Saat ini masih banyak pedagang yang bertahan di pasar tradisional, dengan barang dagangan yang sempat diselamatkan. Polisi masih berjaga di lokasi pasar untuk mencegah penjarahan, serta melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran .
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top