Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

2 Anak Gemparkan Gunungkidul, Gasak Kotak Amal 5 Masjid untuk Senang-senang

loading...
2 Anak Gemparkan Gunungkidul, Gasak Kotak Amal 5 Masjid untuk Senang-senang
Dua anak di Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul, mencuri lima kotak amal di masjid untuk beli makanan dan bersenang-senang. Foto/iNews TV/Kismaya
GUNUNGKIDUL - Ulah dua anak di Kapanewon Playen, Kabupaten Gunugkidul, Yogyakarta, membuat gempar warga. Pasalnya, keduanya nekat mencuri kotak amal di lima masjid. Aksi keduanya terekam CCTV, sehingga dengan mudah diringkus oleh polisi.

Baca juga: ABG Curi Kotak Amal di Warteg, Berdalih untuk Makan

Kedua anak ini nekat mencuri uang di dalam kotak amal masjid , karena ingin bersenang-senang dan membeli makanan yang mereka sukai. Bak penjahat profesional, kedua anak ini dengan santainya menguras isi kotak amal, salah satunya di Masjid Nurul Hadi Kalurahan Logandeng, Kapanewon Playen.





Kejadian pencurian kotak amal tersebut diketahui pengurus masjid, usai mendapati kotak amal yang berada di masjid tersebut dalam keadalan jebol, hingga akhirnya pengurus masjid mengecek CCTV yang ada di dalam masjid.

Baca juga: Menggemparkan, Penusuk Polantas di Palembang Ternyata hendak Ambil Pistol

Usai dilakukan pemeriksaan CCTV, akhirnya pihak pengurus masjid mendapati anak-anak yang tengah mencuri kotak amal masjid tersebut. Berbekal rekaman CCTV, pengurus masjid lantas melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan.

Petugas kepolisian dari Polsek Plyen dengan cepat berhasil meringkus pelaku pencurian kotak amal , berinisial MN (16), dan seorang temannya berinisial R (16). Keduanya sama-sama berstatus sebagai pelajar.

Baca juga: Jalur Dari Bangkalan Disekat 2 Lapis, Pengendara Positif COVID-19 Naik Jadi 83 Orang

Kanit Reskrim Polsek Playen, Iptu Larso mengatakan, di tempat terakhir pelaku mencuri , pengelola masjid kehilangan uang kotak amal sebanyak Rp750 ribu. "Dari keterangan pelaku, uangnya digunakan untuk bersenang-senang," tuturnya.



Polisi tidak melakukan penahanan terhadap kedua pelaku, karena keduanya masih anak-anak, dan kerugian yang ditimbulkan akibat ulah kedua pelaku juga berada di bawah Rp2,5 juta. Proses hukumnya, akan menyesuaikan dengan undang-undang perlindungan anak.

Baca juga: Bisnis Esek-esek Itu Masih Tumbuh Subur di Kota Pahlawan, Dolly Belum Mati

Saat ini polisi masih mendalami kasus pencurian kotak amal ini, dan melakukan pendampingan terhadap terduga pelaku. "Kami mengimbau kepada para orang tua, agar senantiasa mengawasi pergaualan anak, supaya tidak terjerumus dalam tindak pidana pencurian ataupun kriminalitas," tegasnya.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top