2.345 KPM Penerima BPNT di Kota Cimahi Tak Dapat Jatah Dua Bulan
Rabu, 02 Juni 2021 - 14:45 WIB
loading...
ilustrasi
A
A
A
CIMAHI - Sebanyak 2.345 keluarga penerima manfaat (KPM) Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT ) di Kota Cimahi tidak dapat jatah penyaluran terhitung sejak Maret dan April 2021. Pasalnya berdasarkan verifikasi yang dilakukan petugas data mereka tidak valid sehingga terpaksa dicancel dari data penerima bantuan.
"Jumlah penerima Program Sembako (BPNT) di bulan Maret dan April memang ada pengurangan. Dasarnya karena data tidak sesuai, invalid, dll," kata Sekretaris Dinsos Sosial, Pengendalian Keluarga dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kota Cimahi, Fitriani Manan, Rabu (2/6/2021).
Baca juga: Juragan Plastik Tewas oleh 11 Tusukan Brutal Tetangganya
Menurutnya, berdasarkan data Dinas Sosial, Pengendalian Keluarga dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Cimahi, data penerima Program Sembako ada 19.438 KPM selama bulan Februari 2021.
Namun jumlah penerima program yang dulunya bernama Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) itu berkurang pada Maret dan April menjadi 17.093 KPM. Itu dikarenakan ada sebanyak 2.345 KPM yang dibekukan atau tidak menerima bantuan pada periodisasi tersebut.
"Jumlah penerima Program Sembako (BPNT) di bulan Maret dan April memang ada pengurangan. Dasarnya karena data tidak sesuai, invalid, dll," kata Sekretaris Dinsos Sosial, Pengendalian Keluarga dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kota Cimahi, Fitriani Manan, Rabu (2/6/2021).
Baca juga: Juragan Plastik Tewas oleh 11 Tusukan Brutal Tetangganya
Menurutnya, berdasarkan data Dinas Sosial, Pengendalian Keluarga dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Cimahi, data penerima Program Sembako ada 19.438 KPM selama bulan Februari 2021.
Namun jumlah penerima program yang dulunya bernama Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) itu berkurang pada Maret dan April menjadi 17.093 KPM. Itu dikarenakan ada sebanyak 2.345 KPM yang dibekukan atau tidak menerima bantuan pada periodisasi tersebut.
Lihat Juga :