Air Tercemar Limbah Tambang, BBI Toboali Stop Pembenihan hingga 3 Bulan ke Depan

Selasa, 25 Mei 2021 - 15:49 WIB
loading...
Air Tercemar Limbah...
Kondisi benih ikan di BBI Toboali yang mati akibat tercemar limbah tambang. Foto istimewa
A A A
BANGKA SELATAN - Pencemaran air oleh limbah tambang timah ilegal memaksa Balai Benih Ikan (BBI) Toboali milik Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP) Bangka Selatan menghentikan aktivitas pembenihan ikan selama 3 bulan ke depan. Tak hanya menyebabkan pembenihan tertunda, ribuan benih ikan juga mati akibat pencemaran limbah tambah tersebut.

Kepala Bidang Perikanan DPPP Bangka Selatan , Abdul Haq mengatakan, setidaknya ada 50 persen lebih benih ikan mereka mati akibat pencemaran tersebut. Sebelum lebaran kemarin, kata dia, sumber air di lokasi BBI tercemar limbah tambang. Akibatnya, 50 persen bibit yang sudah dilakukan pemijahan mati, jumlahnya ribuan. Baca juga: Petani di Blora Menangis, Lahan Sawah Tercemar Minyak Mentah dari Pipa Pertamina Bocor

"Kita juga terpaksa menghentikan pembenihan selama tiga bulan ke depan menunggu kondisi airnya bisa dimanfaatkan kembali. Tak hanya itu, warga sekitar untuk sementara juga tak bisa memanfaatkan air tersebut untuk keperluan sehari-hari seperti biasa karena sudah keruh," katanya, Selasa (25/05/2020).

Menurut dia, kondisi tersebut bukan pertama kali terjadi, namun sudah berulang-ulang. Namun para penambang diduga ilegal itu tetap membandel. Baca juga: Air Asin Gemparkan Karanganyar, Dinas ESDM Jateng: Tak Layak Konsumsi

"Kalau sekarang memang sudah berhenti setelah didatangi Pol PP. Ini juga kejadian yang kesekian kalinya. Semoga ke depan penambang juga memperhatikan kondisi sumber air kami ini sehingga tidak tercemar lagi dan kami bisa produksi benih ikan untuk menjaga ketahanan pangan daerah," ucapnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Berantas Mafia Tambang,...
Berantas Mafia Tambang, DPRPT Dorong Izin Tambang Rakyat Diserahkan ke Provinsi
Pilar, Menteri LH, dan...
Pilar, Menteri LH, dan Gemabudhi Raih Rekor MURI Tuang Ecoenzyme ke Sungai Jaletreng
Gagalkan Penyelundupan...
Gagalkan Penyelundupan Pasir Timah ke Malaysia, Lemkapi Apresiasi Kinerja Bareskrim dan Polda Babel
Tokoh Adat Papua Dukung...
Tokoh Adat Papua Dukung Pemerintah Tindak Tegas Tambang Ilegal
Sekretaris Komisi III...
Sekretaris Komisi III DPRD Sulteng Desak Bareskrim Ambil Alih Kasus Dugaan Tambang Ilegal Poboya
Ditangkap Gakkum Kehutanan,...
Ditangkap Gakkum Kehutanan, Pelaku Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Segera Diadili
Kejagung Tetapkan Bos...
Kejagung Tetapkan Bos PT CBU Jadi Tersangka Korupsi Tambang Samin Tan, Langsung Ditahan
Bareskrim Tetapkan 2...
Bareskrim Tetapkan 2 Tersangka Baru Kasus Dugaan Tambang Emas Ilegal
Kejagung Tetapkan Tiga...
Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Baru Kasus Tambang Ilegal PT AKT di Murung Raya
Rekomendasi
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Kanada vs Bosnia Imbang...
Kanada vs Bosnia Imbang 1-1 di Laga Pembuka Grup B Piala Dunia 2026
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Berita Terkini
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Berbekal PROPER Hijau,...
Berbekal PROPER Hijau, Langkah Nyata Transformasi Ekologis Diperkuat di Sulawesi Tenggara
Infografis
Pasukan Korea Utara...
Pasukan Korea Utara Kembali ke Garis Depan Perang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved