Tangis Pecah di Bilik Karantina, Para Pahlawan Devisa Memedam Rindu di Hari Kemenangan
Jum'at, 14 Mei 2021 - 21:46 WIB
loading...
Salah satu Pekerja Migran Indonesia (PMI), Lilis Widyaningrum, bersilaturahmi dengan sanak famili lewat video call dari ruang karantina Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Jumat (14/5/2021). Foto/SINDONews/Ali Masduki
A
A
A
SURABAYA - Gema takbir telah berlalu. Rasa rindu bisa berkumpul bersama keluarga di hari kemenangan, terasa berdesakan menyesakkan dada. Dari bilik-bilik ruang karantina, Pekerja Migran Indonesia (PMI) mendekap kerinduan untuk segera bersua keluarga.
Baca juga: Dalam 1 Bulan Ada 8.188 PMI Pulang ke Jatim, 76 di Antaranya Positif COVID-19
Mereka pulang kampung di tengah gelombang pandemi COVID-19. Kondisi ini membuat jalan berliku untuk sampai ke tanah kelahiran. Para pahlawan devisa wajib melalui selusin protokol pencegahan COVID-19, termasuk menjalani karantina .
Para PMI terpaksa melewatkan momen Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman. Untuk mengobati rasa rindu, sementara mereka hanya bisa bersilaturahmi lewat video call. Layaknya bertatap muka pada momen Idul Fitri, suara-suara khas saling meminta maaf terdengar disetiap sudut ruang karantina .
Baca juga: Dalam 1 Bulan Ada 8.188 PMI Pulang ke Jatim, 76 di Antaranya Positif COVID-19
Mereka pulang kampung di tengah gelombang pandemi COVID-19. Kondisi ini membuat jalan berliku untuk sampai ke tanah kelahiran. Para pahlawan devisa wajib melalui selusin protokol pencegahan COVID-19, termasuk menjalani karantina .
Para PMI terpaksa melewatkan momen Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman. Untuk mengobati rasa rindu, sementara mereka hanya bisa bersilaturahmi lewat video call. Layaknya bertatap muka pada momen Idul Fitri, suara-suara khas saling meminta maaf terdengar disetiap sudut ruang karantina .
Lihat Juga :