Dalam 1 Bulan Ada 8.188 PMI Pulang ke Jatim, 76 di Antaranya Positif COVID-19
Jum'at, 14 Mei 2021 - 17:07 WIB
loading...
Sebanyak 8.188 Pekerja Migran Indonesia (PMI) tiba di Jawa Timur, 76 di antaranya dinyatakan positif COVID-19. Foto/Ilustrasi
A
A
A
SURABAYA - Ribuan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari luar negeri, telah pulang ke Jatim, sejak awal April 2021 lalu. Tercatat ada 8.188 PMI yang telah tiba di Jatim, selama periode 8 April-13 Mei 2021.
Baca juga: Kasus Covid-19 Berangsur Turun, Penempatan PMI ke Taiwan Dapat Dibuka Kembali
Setiba di Jatim, para PMI ini harus menjalani karantina di Asrama Haji Indonesia Sukolilo, Kota Surabaya. Dari jumlah PMI yang telah tiba di Jatim tersebut, sebanyak 76 di antaranya dinyatakan positif COVID-19.
Sedangkan hingga Kamis (13/5/2021), terdapat 359 PMI yang masih menjalani masa karantina aktif. Kedatangan PMI diperkirakan akan berlangsung hingga Juli 2021. "Pengkarantinaan ini, merupakan usaha untuk memastikan bahwa para pekerja migran dan keluarga mereka tetap aman dan terjaga dari penyebaran COVID-19," kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Jumat (14/5/2021).
Baca juga: BREAKING NEWS: Gempa Dahsyat Bermagnitudo 7,2 Guncang Sumatera Utara
Khofifah menambahkan, Pemprov Jatim menerapkan tiga lapis upaya penanganan COVID-19 . Saat tiba Jatim, akan diswab PCR. Jika hasilnya negatif dapat dijemput daerahnya dan pulang untuk dilanjutkan karantina lokal. Kalau positif COVID-19 dirujuk ke Rumah Sakit Lapangan Indrapura. "Saat ini tercatat 76 yang positif," ujar Khofifah.
Baca juga: Kasus Covid-19 Berangsur Turun, Penempatan PMI ke Taiwan Dapat Dibuka Kembali
Setiba di Jatim, para PMI ini harus menjalani karantina di Asrama Haji Indonesia Sukolilo, Kota Surabaya. Dari jumlah PMI yang telah tiba di Jatim tersebut, sebanyak 76 di antaranya dinyatakan positif COVID-19.
Sedangkan hingga Kamis (13/5/2021), terdapat 359 PMI yang masih menjalani masa karantina aktif. Kedatangan PMI diperkirakan akan berlangsung hingga Juli 2021. "Pengkarantinaan ini, merupakan usaha untuk memastikan bahwa para pekerja migran dan keluarga mereka tetap aman dan terjaga dari penyebaran COVID-19," kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Jumat (14/5/2021).
Baca juga: BREAKING NEWS: Gempa Dahsyat Bermagnitudo 7,2 Guncang Sumatera Utara
Khofifah menambahkan, Pemprov Jatim menerapkan tiga lapis upaya penanganan COVID-19 . Saat tiba Jatim, akan diswab PCR. Jika hasilnya negatif dapat dijemput daerahnya dan pulang untuk dilanjutkan karantina lokal. Kalau positif COVID-19 dirujuk ke Rumah Sakit Lapangan Indrapura. "Saat ini tercatat 76 yang positif," ujar Khofifah.
Lihat Juga :