Kerap Kebanjiran Lumpur Proyek, Warga Rusaki Kantor Milik KITB

Jum'at, 14 Mei 2021 - 08:44 WIB
loading...
Kerap Kebanjiran Lumpur...
Kerap dilanda banjir bandang yang membawa material tanah dan lumpur dari proyek KITB, puluhan warga Celong, Banyuputih melakukan aksi merusak kantor milik proyek strategis nasional itu. Foto tangkapan layar
A A A
BATANG - Geram lantaran desanya kerap dilanda banjir bandang yang membawa material tanah dan lumpur dari Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), puluhan warga Celong, Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih melakukan aksi merusak fasilitas dan kantor milik proyek strategis nasional itu.

Eemosi warga nampaknya sudah tak terbendung lagi. Sebab selain dilanda banjir , pemukiman kampung nelayan tersebut terancam keberlangsungannya dengan kehadiran KITB. Mereka menilai KITB tidak memperhatikan dampak proyek terhadap pemukiman kampung nelayan di Pantai Celong, Dukuh Mangunsari, Desa Kedawung, Kecamaatan Banyuputih.

Puluhan warga yang sudah tak tahan emosinya itu pun melakukan aksi dengan merusak kantor yang biasa digunakan para staf dan karyawan, hingga kaca-kaca pecah dan bangunan yang terbuat dari baja ringan tersebut rusak. Baca juga: Jalur Prapat Dihantam Banjir, Tim Gabungan Dikerahkan Bersihkan Material

Sumari, salah seorang warga yang berada di sekitar lokasi kantor milik KITB tersebut menuturkan, insiden pengerusakan tersebut terjadi pascabanjir bandang paling parah setelah diguyur hujan, dimana air bercampur lumpur merendam jalan hingga bagian dalam rumah.

Bahkan pagar depan rumah milik warga bernama Wahidi jebol karena tak kuat menahan beban lumpur. Warga yang emosi langsung mendatangi kantor dan merusak bangunan milik KITB tersebut. “Bangunan kantor dirusak oleh warga hingga semua kaca jendela pada pecah,” tutur Sumari, Jumat (14/5/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Satgas PRR Aceh Minta...
Satgas PRR Aceh Minta BPJN-Pemda Bangun Komunikasi dengan Warga Enang-Enang
Minimalisasi Banjir...
Minimalisasi Banjir Tangsel, FPSC Susur Sungai Ciputat
BNPB Sebut Cuaca Ekstrem...
BNPB Sebut Cuaca Ekstrem Picu Banjir di Sejumlah Wilayah di Indonesia
Cuaca Ekstrem Picu Banjir...
Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah dalam 2 Hari
Cuaca Ekstrem Masih...
Cuaca Ekstrem Masih Mengancam, Banjir dan Angin Kencang Landa Bogor hingga Pati
BPBD DKI: 26 RT di Jakarta...
BPBD DKI: 26 RT di Jakarta Timur Masih Teredam Banjir Pagi Ini
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Wakil Kepala BPS Canangkan...
Wakil Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah: Ada Jutaan Harapan di Balik Data Statistik
SPMB Jateng 2026 Dibuka,...
SPMB Jateng 2026 Dibuka, Cek Tata Cara Pemilihan Sekolah Tujuan
Rekomendasi
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
5 Fakta Menarik Norwegia...
5 Fakta Menarik Norwegia Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 usai Singkirkan Pantai Gading
Berita Terkini
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved