Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Penuh Luka dan Tak Dapat Berjalan, Pembantu Ini Disetrika dan Dipaksa Makan Kotoran Kucing

loading...
Penuh Luka dan Tak Dapat Berjalan, Pembantu Ini Disetrika dan Dipaksa Makan Kotoran Kucing
Seorang asisten rumah tangga (ART) di Kota Surabaya, diduga menjadi korban penganiayaan majikannya. Foto/Ilustrasi
SURABAYA - Elok Anggraini Setyawati, hanya bisa terbaring lemas di Liponsos Kota Surabaya. Kondisi tubuhnya sangat mengenaskan. Luka menghiasi sekujur tubuhnya, hingga membuat wanita 45 tahun ini tak dapat berjalan.

Baca juga: Garang Hajar Istri Akibat Cemburu, Pria Bitung Ini Akhirnya Mewek Minta Maaf

Wanita yang bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) di Kota Surabaya ini, diduga dianiaya oleh majikannya sendiri. Bahkan, saat kondisinya terluka dan tak dapat berjalan, majikannya dengan tega membawa Elok ke Liponsos karena dituduh depresi.



Selama ini Elok bekerja di rumah majikannya di Jalan Manyar Tirto Moyo Kota Surabaya. Diduga, dia dianiaya oleh majikannya sendiri berinisial F. Kini, kasus dugaan penganiayaan ini tengah ditangani Polrestabes Surabaya.

Baca juga: Mobil Mewah Sengaja Ditabrakkan ke Polantas, Pelakunya Diduga Anggota DPRD



Kasus tersebut terungkap, saat salah seorang anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, Anas Karno melakukan kunjungan ke Liponsos Keputih Sukolilo. "Saat saya melakukan kunjungan kerja, mendapati korban tengah sakit dengan banyak luka lebam, bahkan tidak kuat berjalan," tuturnya.

Anas mengaku akan terus mengawal kasus dugaan penganiayaan ini, hingga proses hukumnya berjalan dengan baik untuk memberikan rasa keadilan kepada korban. "Kami akan kawal kasusnya hingga proses hukum," tegasnya.

Baca juga: Gempar, Remaja 16 Tahun Kendarai VW Kuning Tabrak Polisi Terobos Penyekatan di Prambanan

Elok mengaku, sudah 13 bulan bekerja di rumah majikannya yang berinisial F. Selama bekerja di sana, dia kerap menerima siksaan dari majikan perempuannya, berupa pukulan benda tumpul hingga disetrika.



Bukan hanya siksaan fisik yang menerpa tubuhnya, dia bahkan pernah dipaksa makan kotoran kucing , hanya gara-gara terlambat membuangnya. Majikannya menyerahkannya ke Liponsos, pada Kamis (6/5/2021), dan kini tengah diselidiki oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top