Anggota TNI dan Polri di Papua Berkelahi dan Berujung Baku Tembak, 2 Orang Terluka

Kamis, 29 April 2021 - 07:29 WIB
loading...
Anggota TNI dan Polri...
Perkelahian berujung baku tembak antara anggota TNI dan Polri terjadi di Kabupaten Yalimo, Papua. Foto/iNews TV/Chanry Andrew Suripatty
A A A
YALIMO - Diduga akibat adanya salah paham dua aparat keamanan dari Polri dan TNI mengalami luka tembak , dalam perkelahian antara sejumlah oknum anggota TNI dan Polri di Elelim, Kabupaten Yalimo, Selasa (27/4/2021) sekitar pukul 19.30 WIT.

Baca juga: Baku Tembak dengan OPM, 3 Anggota Satgas Nemangkawi Dilarikan ke RSUD Mimika

Korban luka masing-masing Sertu Bambang Kusbando anggota Apter Kodim Elelim. Dia mengalami luka tembak pada bagian lengan kanan, dan Briptu Erfin Ayeri anggota Polres Yalimo, mengalami luka tembak pada betis kaki sebelah kanan. Kedua korban baku tembak tersebut telah dievakuasi ke Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, untuk mendapatkan perawatan intensif.



Kejadian keributan antara aparat TNI dengan Polri ini berawal sekitar pukul 19.00 WIT, Ipda Poling Manurung, dan anggota Satpol PP Kabupaten Yalimo, Ferry Samonsabra diduga dalam keadaan mabuk miras mengendarai sepeda motor menuju pertigaan BPD ke tempat penjualan togel.

Baca juga: Aniaya dan Paksa Cucunya Mengemis, Wanita di Palembang Diringkus Polisi

Sesampainya di tempat penjual togel, keduanya terlibat adu mulut dengan bandar togel atas nama Rusli. Di mana saat itu ada seorang oknum anggota Satgas Apter TNI dari Kodim Persiapan Yalimo, bernama Serka Ade Lesmana yang sedang nongkrong di tempat tersebut.

Akibat emosi, dan terjadi salah paham, akhirnya pertikaian itu meluas. Anggota Apter Kodim Persiapan Yalimo tidak terima dan berlari ke pos sambil berteriak "Ko tunggu saya ambil senjata . (kamu tunggu saya ambil senjata),".

Setelah terjadi keributan di tempat penjualan togel, sekitar ukul 19.15 WIT, Ipda Poling Manurung dan Ferry Samonsabra mengunakan kendaraan roda dua kembali ke Pos Pol Elelim untuk mengamankan diri .

Baca juga: Malang Gempar, Perempuan Muda Berhijab Dianiaya Pria Akibat Percintaan

Tak terima atas kejadian itu, anggota Satgas Apter Kodim Persiapan Yalimo datang ke Polres Yalimo , untuk bertemu dengan Kapolres Yalimo, namun saat itu anggota Brimob sedang salat Tarwih di Aula Mapolres Yalimo, sehingga mereka mengurungkan niatnya untuk bertemu dengan Kapolres Yalimo.

Tak bertemu Kapolres Yalimo, kemudian sejumlah anggota Satgas Apter Kodim Persiapan Yalimo, menuju arah Pospol Elelim . Sesampainya di sana mereka berusaha mencari Ipda Poling Manurung dan Ferry Samonsabra namun tidak didapati.

Anggota TNI yang datang mencari Ipda Manurung dan Ferry Samonsabra sambil berteriak "Mana Manurung". Mereka terlihat bicara dengan nada emosi , dan anggota Polres Yalimo yang ada di lokasi meminta mereka bicara baik-baik.

Anggota TNI dan Polri di Papua Berkelahi dan Berujung Baku Tembak, 2 Orang Terluka


Anggota TNI yang mendatangi Mapolsek Elelim, sekitar 12 orang dan ada dua orang anggota TNI yang membawa senjata laras panjang . Tidak terima diingatkan oleh anggota Polres Yalimo, anggota TNI yang membawa senjata melakukan penembakan kearah atas, lalu mengarahkan senjata ke arah anggota Polres Yalimo.

Mendapatkan ancaman tersebut, anggota Polres Yalimo langsung berlari mengamankan diri. Bukan hanya lari, anggota polisi tersebut juga mengambil senjata . Sejumlah anggota TNI menuju ke jalan raya sambil melepaskan tembakan ke atas.

Selanjutnya sekitar pukul 19.45 WIT, saat anggota TNI melepaskan tembakan ke atas, seorang anggota Polres Yalimo Briptu Erfin Ayeri menemui anggota TNI untuk berbicara secara baik-baik, namun anggota Kodim tersebut menganiaya Briptu Erfin Ayeri dan menembak kaki sebelah kanan.

Baca juga: Serangan KKB Semakin Brutal, 400 Prajurit Kodam V Brawijaya Diberangkatkan ke Papua

Usai dipukul dan dalam kondisi terluka akibat tembakan, Briptu Erfin Ayeri berlari ke Pospol untuk mengamankan diri, sambil berteriak "Tentara tembak saya ". Melihat kejadian tersebut, anggota polisi kemudian membalas tembakan .

Dalam aksi balasan penembakan itu, salah seorang anggota TNI atas nama Sertu Bambang Kusbando anggota Apter Kodim Elelim mengalami luka tembak pada bagian lengan kanan. Sekitar pukul 21.00 WIT, korban atas nama Briptu Erpin Ayeri dibawa ke Puskesmas Elelim, untuk mendapatkan perawatan medis dari dokter Puskesmas Elelim, Yandri Pamangin.

Pada saat anggota Polisi dibawa ke Puskesmas, di sana sudah berada korban dari anggota TNI yang dibawa terlebih dahulu dan sudah dirawat oleh dokter yang bertugas.

Baca juga: Miris, Alat Rapid Test Antigen untuk Ambil Cairan Hidung di Bandara Kualanamu Digunakan Berulangkali

Atas peristiwa itu Kapolres Yalimo, AKBP Hesman S. Napitupulu beserta personil Polres Yalimo yang didukung Brimob Nusantara, tiba di Puskesmas Elelim, menemui korban penembakan baik dari TNI maupun anggota Polri

Pabung Kodim Persiapan Yalimo, Mayor Inf Try F tiba di Puskesmas Elelim, dan bertemu dengan Kapolres Yalimo membahas perkelahian antara anggota TNI dan Polri. Keduanya sama-sama bersepakat untuk memerintahakn seluruh anggota untuk menahan diri, dan tidak melakukan aksi-aksi lainya yang dapat memicu terjadinya pertikaian .

Hesman S. Napitupulu selanjutanya melakukan pertemuan dengan anggota Polsek Elelim, dan anggota BKO Brimob Polres Yalimo, serta memberikan arahan. Dalam arahan tersebut, dia meminta seluruh personel Polri untuk waspada dan tetap menahan diri , serta tidak terpancing agar hal-hal yang tidak diinginkan bersama kembali terjadi.

Anggota TNI dan Polri di Papua Berkelahi dan Berujung Baku Tembak, 2 Orang Terluka


Para anggota Polri juga diminta tidak keluar dari markas kepolisian setempat. Hesmas juga mengatakan, bahwa tim dari Polda Papua, dan Kodam Cenderawasih, akan tiba di Elelim, untuk melakukan pertemuan dengan seluruh personel Polri dan TNI untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Kabid Propam Polda Papua, Kombes Pol, Fernando Sanchaes Napitulu yang dikofirmasi mengatakan, telah memeriksa sejumlah oknum anggota Polri yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.

Baca juga: Melaju Kencang Menuju Lokasi Kebakaran, Mobil Damkar Hantam Mobil Dokter Cantik

Untuk kronologis kejadian, menurut Fernando pihaknya masih belum dapat mengunkapkan kepada media karena masih dalam proses penyelidikan. Di mana untuk sementera pihaknya masih fokus untuk proses pengobatan anggota Polri yang terluka.

Fernando juga mengatakan, dalam kejadian tersebut terdapat dua aparat baik dari Polri dan TNI yang mengalami luka-luka. "Kita sudah panggil anggota Polri di sana, untuk diperiksa terkait kejadian itu. Kronologis seperti apa, kita masih melakukan pemeriksaan sehingga belum dapat saya sampaikan kepada media, karena yang korban masih dalam perawatan," tegasnya.

"Intinya sudah ditangani, kita fokus dan tangani untuk yang korban luka dahulu. Korban luka dalam insiden tersebut, dari kami (Polri) satu orang dan dari rekan kami TNI satu orang," ungkapnya.

Terkait situasi Kamtibmas saat ini, menurut Fernando telah kondusif dan terkendali. Baik anggota TNI maupun Polri sudah berada di pos masing-masing, serta menahan diri untuk tidak keluar pos. "Situasi kondusif, dan kami sudah melakukan pengecekan di Yalimo," tegasnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rotasi Polda Metro Jaya:...
Rotasi Polda Metro Jaya: Kapolres, Wakapolres, hingga Wadir Krimum
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Hasil Survei: 83,1%...
Hasil Survei: 83,1% Publik Yakin UU Polri Bawa Perubahan Terhadap Kinerja Kepolisian
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
Rekomendasi
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Hasil Survei: 83,1%...
Hasil Survei: 83,1% Publik Yakin UU Polri Bawa Perubahan Terhadap Kinerja Kepolisian
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Berita Terkini
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter hingga 2 Juli 2026
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Lubang Proyek di Tebet...
Lubang Proyek di Tebet Makan Korban, Bocah 4 Tahun Meninggal
Soroti Kematian Dokter...
Soroti Kematian Dokter Icha, DPR Minta Kemenkes dan Polisi Usut Tuntas
Sidang Perdana Praperadilan...
Sidang Perdana Praperadilan Roy Suryo di PN Jaksel Digelar Hari Ini
Infografis
Roket Hizbullah Gempur...
Roket Hizbullah Gempur Kota-kota di Israel, 30 Orang Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved