Kelamaan Membujang, Pria Blitar Ini Tewas Gantung Diri

Kamis, 22 April 2021 - 13:02 WIB
loading...
Kelamaan Membujang, Pria Blitar Ini Tewas Gantung Diri
Foto/ilustrasi SINDOnews
A A A
BLITAR - SM (35), warga Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar ditemukan tewas dengan kondisi tergantung pada pohon Kluwih di area persawahan. Sebelum tewas gantung diri , SM sempat mengeluhkan nasibnya yang tidak kunjung menikah.

"Diduga gantung diri," ujar Kasubag Humas Polres Blitar AKP Imam Subechi kepada wartawan, Kamis (22/4/2021). Saat ditemukan, leher SM terjerat tali dengan panjang kurang lebih dua meter. Ujung tali yang lain terikat pada batang pohon Kluwih. Tubuhnya tergantung. Baca juga: Memilukan! Pria di Bukittinggi Ucapkan Salam Perpisahan pada Istri, Lalu Gantung Diri

Kematian SM mengejutkan keluarga. Sebab gejala bunuh diri tidak terlihat sejak awal. Saat hendak ke sawah, SM juga pamit seperti yang biasa ia lakukan. "Korban berangkat bersama teman-temannya," kata Subechi.

Area persawahan tidak jauh dari tempat tinggal SM. Di sawah yang lagi musim panen padi, SM berkerja seperti yang lain. Menurut keterangan saksi, saat teman-temannya pulang sebentar untuk mengambil air, SM mengatakan tidak ikut. Ia memilih beristirahat di sawah.

"Saat teman-temanya kembali ke sawah, korban tidak berada di tempatnya," kata Subechi. SM ditemukan tergantung di pohon Kluwih tidak jauh dari lokasi. Dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan tanda bekas kekerasan.

Informasi yang diperoleh petugas, SM sebelumnya sempat mengeluh ingin menikah. Ia melihat adik-adiknya sudah pada berumah tangga. Yang bersangkutan diduga mengalami depresi. Sebab keinginannya menikah tidak kunjung terwujud. Baca juga: Makassar Gempar, Pria Asal Solo Tewas Tergantung Usai Pamit Salat Subuh

Menurut Subechi, pihak keluarga menerima peristiwa yang terjadi sebagai musibah. Keluarga juga membuat surat pernyataan yang intinya tidak menginginkan adanya otopsi pada jenazah korban. "Dari pemeriksaan tidak ditemukan tanda bekas kekerasan," pungkas Subechi.
(don)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1513 seconds (10.55#12.26)