Sok Jagoan, Ini Penampakan Koboi Jalanan Kota Bandung Usai Ditangkap Polisi

loading...
Sok Jagoan, Ini Penampakan Koboi Jalanan Kota Bandung Usai Ditangkap Polisi
Ervin Anindhita (33), koboi jalanan yang sempat beraksi menembakkan pistol hanya dapat tertunduk malu setelah dibekuk polisi. Foto/Ist
BANDUNG - Polisi berhasil membekuk Ervin Renindhita (33) yang aksinya mengacungkan dan menembakkan pistol terekam kamera pengawas (CCTV) dan viral di media sosial.

Baca juga: Viral Video Penembakan di Kota Bandung, Polisi Temukan Pelaku Berpistol

Dalam video yang beredar luas itu, Ervin terlihat menembakkan senjata mirip dengan pistol jenis Glock ke udara. Aksi koboi jalanan itu belakangan diketahui terjadi di Pasar Induk Caringin, Kota Bandung , Sabtu 9 April 2021 malam.

Baca juga: Tertatih-tatih Naik Turun Bukit, Penjual Remote Ini Bikin Netizen Terenyuh

Tak butuh waktu lama, polisi pun langsung bergerak menanggapi viralnya video tersebut. Kurang dari 24 jam, unit Reskrim Polsek Babakan Ciparay dibantu tim Resmob Satreskrim Polrestabes Bandung berhasil mengamankan pelaku.



Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP Adanan Mangopang mengungkapkan, koboi jalanan itu diketahui berprofesi sebagai pedagang dan pemilik salah satu kios di Pasar Induk Caringin.



"(Saat kejadian) Pelaku mengaku tengah mencari seorang pria berinisial A, cuma enggak ditemui. Dia marah dan langsung mengeluarkan senjata air gun tersebut dan menembakkannya ke udara sebanyak empat kali," ungkap Adanan dalam ungkap kasus di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Senin (12/4/2021).

Menurut Adanan, pistol air gun yang berhasil diamankan sebagai barang bukti didapat Ervin dengan cara membeli secara online. Selain pistol, kata Adanan, pihaknya juga mengamankan beberapa butir peluru gotri serta dua kartu bertuliskan anggota Perbakin.

"Kita masih mintai keterangan yang bersangkutan untuk mendalami motif," katanya.



Sementara itu, saat dihadapkan pada wartawan, Ervin yang mengenakan topi dan masker hanya bisa tertunduk malu. Dia mengaku, pistol tersebut dibelinya secara online. Tidak hanya pistol dan peluru, dia pun mendapat kartu Perbakin dalam paket pistol yang dibelinya itu.

"Itu saya beli kurang lebih Rp3 juta. Sepaket dengan kartu. Saya tidak ada niatan untuk melukai seseorang. Saya mengaku salah," aku Ervin.
(shf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top