FEB UNISMA Kupas Problematika UMKM Disaat Pandemi COVID-19

Rabu, 20 Mei 2020 - 20:48 WIB
loading...
FEB UNISMA Kupas Problematika...
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang (FEB Unisma) Nur Diana, dan guru besar FEB Unisma, Nurhajati. Foto/Dok. FEB Unisma
A A A
MALANG - Dunia sedang menghadapi pandemi COVID-19 yang muncul pertama kali di Wuhan, China, pada akhir tahun 2019. Penyebaran virus COVID-19 yang dahsyat dan mengglobal, telah menyerang di hampir lebih dari 215 negara dan wilayah di dunia.

(Baca juga: Mereka Masih Bisa Menyalurkan BLT DD di Tengah Tumpukan Aturan )

Pada awal bulan Maret 2020, Indonesia memulai perperangan untuk menghadapi pandemi virus Corona yang mulai masuk di Indonesia. Sebagai salah satu negara yang terinfeksi pandemi COVID-19, pada saat ini tercatat 17.645 orang positif virus Corona.

Penyebaran virus sudah terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia, sehingga pemerintah menetapkan surat edaran terkait kebijakan social distancing maupun phisycal distancing yang mengharuskan belajar, bekerja dan beribadah dari rumah, serta melarang berbagai aktivitas yang mengumpulkan orang banyak disemua sektor demi menghambat penyebaran virus, hal ini berimbas secara tidak langsung pada perekonomian nasional.

Atas dasar inilah pada program Kampus Ramadhan yang digelar hasil kerjasama Universitas Islam Malang (Unisma) dengan NU Channel mengupas tuntas tentang "Perekonomian Indonesia antaran Harapan dan Tantangan".

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan yang disiarkan secara streaming seluruh Indonesia ini yaitu Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unisma, Nur Diana, dan Guru Besar FEB Unisma, Nurhajati.

Rektor Unisma, Masykuri sebagai pemandu acara memberikan pertanyaan yang sangat kristis kepada kedua narasumber terkait kondisi perekeonomian Indonesia di tengah carut marutnya krisis kesehatan, dan mengapa pemerintah tidak melakukan kebijakan lockdown, serta bagiamana imbasnya terhadap pertumbuhan UMKM serta sektor lainnya.

Dalam paparannnya Nur Diana memberikan pandangan yang kritis dan tajam terkait kejadian krisis kesehatan ini. Dia mengatakan, bahwa krisis kesehatan ini sebenarnya bukan satu-satunya penyebab pertumbuhan ekonomi Indonesia yang menurun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Besarkan Perindo Jatim,...
Besarkan Perindo Jatim, Ahmad Zazuli Ingin Dikenang sebagai Pejuang UMKM
Dukung UMKM, Menkeu...
Dukung UMKM, Menkeu Purbaya Kenakan Jaket Kulit Buatan Garut
Polinema Bantu Petani-UMKM...
Polinema Bantu Petani-UMKM Melon Blitar Go Digital dan Hemat Energi
Belasan UMKM di Tangerang...
Belasan UMKM di Tangerang Dapat Bantuan Modal Usaha
BPDP Gelar Workshop...
BPDP Gelar Workshop Roemah Kreasi-Nyokelat di Roemah, Dorong UMKM Kakao Naik Kelas
Ratusan UMKM Jakarta...
Ratusan UMKM Jakarta Siap Tingkatkan Kemampuan Daya Saing
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
Rekomendasi
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
Sony Sonjaya Siap Jadi...
Sony Sonjaya Siap Jadi Justice Collaborator, Bakal Ungkap Orang Besar yang Jadi Dalang
Gold Medalist Berterima...
Gold Medalist Berterima Kasih kepada Penggemar yang Tetap Mendukung Kim Soo-hyun
Berita Terkini
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
Infografis
19 Kampus Indonesia...
19 Kampus Indonesia yang Peringkat Dunianya Melonjak di QS WUR 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved