Kutuk Keras Bom Katedral Makassar, PWNU Babel Ajak Jaga Toleransi yang Kondusif
Senin, 29 Maret 2021 - 01:15 WIB
loading...
Ketua PWNU Babel, KH. Jaqfar Sidiq
A
A
A
PANGKALPINANG - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Bangka Belitung (Babel), mengutuk keras aksi pengeboman di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021). Pasca kejadian itu, PWNU Babel menyerukan untuk menjaga toleransi di Babel yang sudah terjalin erat sejak dulu.
"Persaudaraan kemanusiaan atau ukhuwah insaniyah/ukhuwah basyariyah itu, tak bisa dikurangi hanya karena berbeda agama, suku, ras, warna kulit ataupun golongan," kata Ketua PWNU Babel, KH. Jaqfar Sidiq, di Pangkalpinang, Minggu malam.
Baca juga: Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar Kelompok JAD
Ia menuturkan, mewujudkan kehidupan yang harmoni merupakan keharusan yang harus dilakukan setiap pribadi umat manusia. Karena manusia tidak akan pernah terhindar dari kehidupan yang majemuk.
"Setiap tindakan kekerasan yang mengancam rusaknya harmoni sosial, tidaklah bisa dibenarkan. Apalagi, berupa teror dalam bentuk bom. Perbuatan seperti itu harus dikutuk," ujarnya.
"Persaudaraan kemanusiaan atau ukhuwah insaniyah/ukhuwah basyariyah itu, tak bisa dikurangi hanya karena berbeda agama, suku, ras, warna kulit ataupun golongan," kata Ketua PWNU Babel, KH. Jaqfar Sidiq, di Pangkalpinang, Minggu malam.
Baca juga: Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar Kelompok JAD
Ia menuturkan, mewujudkan kehidupan yang harmoni merupakan keharusan yang harus dilakukan setiap pribadi umat manusia. Karena manusia tidak akan pernah terhindar dari kehidupan yang majemuk.
"Setiap tindakan kekerasan yang mengancam rusaknya harmoni sosial, tidaklah bisa dibenarkan. Apalagi, berupa teror dalam bentuk bom. Perbuatan seperti itu harus dikutuk," ujarnya.
Lihat Juga :