Vaksinasi di Sulsel saat Ramadan Berpotensi Dilakukan Malam Hari

Jum'at, 26 Maret 2021 - 08:20 WIB
loading...
Vaksinasi di Sulsel...
Program vaksinasi yang menyasar petugas/pekerja di sektor pelayanan publik terus dipercepat realisasinya. Foto: Dok/SINDOnews
A A A
MAKASSAR - Program vaksinasi Covid-19 yang menyasar petugas/pekerja di sektor pelayanan publik terus dipercepat realisasinya. Apalagi, bulan Ramadan hampir tiba.

Vaksinasi bagi para tokoh agama sebagai salah satu kelompok penerima vaksin juga dipercepat. Mereka dianggap sebagai kalangan yang sedikit banyak berinteraksi dengan masyarakat saat ibadah puasa pada pertengahan April mendatang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel , dr Nurul AR mengatakan, fasilitas pelayanan kesehatan di tiap kabupaten/kota terus dioptimalkan. Layanan vaksinasi harus terus berjalan.

"Di beberapa titik vaksinasi di tiap kabupaten/kota sudah lakukan vaksinasi untuk tokoh agama. Ini termasuk kelompok sasaran yang jadi prioritas," tutur Nurul kepada SINDOnews, Kamis (25/3/2021).

Dia memastikan, pelayanan vaksinasi terus berjalan. Bahkan saat bulan Ramadan sekalipun. Skenario dan pengaturan jadwal pun kembali disiapkan.

"Intinya begini, ada beberapa waktu sudah dijadwalkan untuk menampung semua sasaran vaksinasi. Apalagi menjelang Ramadan kita utamakan dulu tokoh agama tadi. Agar saat bulan puasa sudah dijalankan puasanya dengan baik," paparnya.

Baca Juga: Presiden Jokowi Resmikan Proyek Infrastruktur dan Tinjau Vaksinasi di Sulsel

Nurul membeberkan, Dinkes Sulsel tengah menyiapkan beberapa opsi pelaksanaan vaksinasi saat Ramadan. Skenario pelayanan pada malam hari kemungkinan akan dilakukan.

"Opsinya mungkin pelayanan vaksinasi pada malam hari kita bisa buka. Tapi kita tentu lihat dulu yang mana menjadi kebutuhan masyarakat. Memang ada beberapa opsi, tapi tergantung kita lihat kondisinya kedepan," paparnya.

Nurul melanjutkan, pelayanan vaksinasi saat Ramadan masih dimungkinkan dilaksanakan mulai dari pagi hingga sore. Untuk sasaran penerima vaksin yang tidak melaksanakan ibadah puasa.

"Kita berusaha agar bulan Ramadan kita melayani vaksinasi. Jadi tidak berhenti satu bulan. Mungkin ada juga beberapa kelompok lain yang tidak menjalankan ibadah puasa itu bisa dilakukan siang hari," ujar dia.

Kendati begitu, alternatif menjalankan vaksinasi bagi yang melaksanakan puasa, tetap dipertimbangkan. Sembari pihaknya berkoordinasi dengan pemuka agama dalam hal ini Majelis Ulama Indonesia (MUI).

"Kalau dari MUI itu menyampaikan tidak masalah ya. Dari sisi agama, tidak mengganggu jalannya puasa. Tapi ada hal yang perlu kita buat layanan malam hari kita upayakan. Itu juga tergantung kondisi tenaga vaksinasi kita. Yang jelas kita siapkan beberapa alternatif waktu yang memungkinkan diakses masyarakat," imbuh Nurul.

Diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel pun telah mengeluarkan Surat Edaran tentang Akselerasi Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 yang diteken Plt Gubernur Sulsel tertanggal 16 Maret 2021. Edaran itu ditujukan kepada kabupaten/kota agar mempercepat layanan vaksinasi.

Baca Juga: Kadin Catat 17.387 Perusahaan Daftar Vaksinasi Gotong Royong

Akselerasi vaksinasi massal tersebut diberikan kepada guru/dosen, lansia, TNI, Polri, DPRD, pejabat daerah, pedagang pasar, pariwisata, sopir, ojek, taksi, dan petugas pelayanan publik lainnya. Selain itu, diminta agar sosialisasi vaksinasi Covid-19 masif dilakukan, serta dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan dan ada inovasi yang digagas dalam pemberian layanan vaksinasi.

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menginstruksikan agar kelompok tokoh agama dimaksimalkan realisasi vaksinasinya menjelang bulan Ramadan. Prioritas di antaranya guru mengaji, penceramah, ustaz, hingga marbot.

Menurutnya, kelompok itulah yang sedikit banyak bakal bersentuhan dalam sejumlah kegiatan Ramadan. Makanya, mereka juga perlu mendapat jaminan pencegahan Covid-19 melalui vaksinasi.

"Yang saya juga minta karena mau Ramadan ini pengkhotbah, ustaz, imam masjid, marbot, guru mengaji anak-anak itu divaksin semua. Bahkan termasuk tokoh agama lainnya seperti pendeta dan sebagainya itu divaksin semua," ucap Andi Sudirman.

Dia melanjutkan, di bulan Ramadan nanti aktivitas masyarakat khususnya umat muslim, akan lebih banyak dilakukan untuk beribadah di masjid dan tempat-tempat pengajian. Dengan begitu, kalangan itulah yang dianggap lebih lebih sering berinteraksi dengan masyarakat.

Baca Juga: TNI AL Prioritaskan Prajurit Satuan Operasi Mendapat Program Vaksinasi
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukung Keterbukaan Informasi...
Dukung Keterbukaan Informasi Publik, Polresta Sidoarjo Terima Penghargaan iNews
Pastikan Warga Manado...
Pastikan Warga Manado Tervaksin, Kapolda Sulut Sidak Vaksinasi di Mal
Kabareskrim dan Kapolda...
Kabareskrim dan Kapolda Jatim Pantau Langsung Percepatan Vaksinasi di Pamekasan
MNC Peduli Dukung Pelaksanaan...
MNC Peduli Dukung Pelaksanaan Vaksinasi di Puskesmas Sitopeng Cirebon
Keren, Peserta Vaksinasi...
Keren, Peserta Vaksinasi Dapat Hadiah Motor dan Laptop dari Kapolda Riau
Omicron Menggila, Biddokkes...
Omicron Menggila, Biddokkes Polda Kepri Kebut Vaksinasi Booster
Kasus Covid-19 Naik,...
Kasus Covid-19 Naik, Menko Muhadjir Effendy Minta Masyarakat Jangan Panik
Vaksin Booster Covid-19...
Vaksin Booster Covid-19 Tak Harus Sama dengan yang Primer, Begini Aturan Kombinasinya
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Covid-19, Dinkes DKI Jakarta Tambah Lokasi Vaksinasi
Rekomendasi
Soal Pengadaan 21 Ribu...
Soal Pengadaan 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan Hindayana, Begini Kata BGN
Dianggap Mampu, 76 Sekolah...
Dianggap Mampu, 76 Sekolah di Pulau Jawa Dicoret dari Daftar Penerima MBG
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Berita Terkini
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Infografis
3 Keutamaan Surat Al...
3 Keutamaan Surat Al Mulk, Bisa Jadi Syafaat Kelak di Hari Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved