Soal Debat Kandidat Pilkada 2024, Aktivis: Hargai Pengorbanan Muallem untuk Aceh
Jum'at, 22 November 2024 - 16:53 WIB
loading...
Ketua Sahabat Muallem Pidie Cut Farhani menyoroti pernyataan Calon Gubernur (Cagub) Aceh Bustami Hamzah. Cut Farhani. Foto/istimewa
A
A
A
ACEH - Ketua Sahabat Muallem Pidie Cut Farhani menyoroti pernyataan Calon Gubernur (Cagub) Aceh Bustami Hamzah. Cut Farhani menilai apa yang disampaikan Cagub Nomor urut 1 tersebut tidak menjujung adat dan budaya ketimuran.
“Sungguh tak bisa diterima dalam adat bertutur kata orang timur, dan sebagai orang aceh pernyataan itu sangat tak beretika,” ujarnya, Jumat (22/11/2024).
Cut Farhani mengatakan, seharusnya Paslon 01 dapat saling menghargai antarkontestan. Apalagi para kandidat Gubernur merupakan orang yang berpendidikan tinggi. Sayangnya, kata Farhani, ketinggian ilmu mereka tidak dibarengi dengan adab dalam menghadapi lawan debat. Padahal, sejatinya lawan debat adalah teman berpikir.
Baca juga: Debat Ketiga Cagub-Cawagub Aceh Ricuh Gara-gara Mikrofon di Kerah Baju
“Melihat Muallem jangan hanya dari sudut pandang sekolah saja, kita juga harus bisa menghargai pengorbanan nyawa beliau untuk Aceh,” kata aktivis perempuan Aceh itu.
Perlu diketahui, kuatnya elektabilitas Muallem-Dek Fadh turut disokong para intelektual Aceh seperti, seperti Muslim, Nasir Djamil, Abdullah Puteh, Irwandi Yusuf, Nurlis Efendi, Teuku Kamaruzzaman, para aktivis serta kalangan Santri Dayah di Aceh.
Baca juga: Survei LSI Pilgub Aceh: Elektabilitas Mualem-Dek Fadh 45,9 Persen, Bustami-Fadhil 29,8 Persen
“Sungguh tak bisa diterima dalam adat bertutur kata orang timur, dan sebagai orang aceh pernyataan itu sangat tak beretika,” ujarnya, Jumat (22/11/2024).
Cut Farhani mengatakan, seharusnya Paslon 01 dapat saling menghargai antarkontestan. Apalagi para kandidat Gubernur merupakan orang yang berpendidikan tinggi. Sayangnya, kata Farhani, ketinggian ilmu mereka tidak dibarengi dengan adab dalam menghadapi lawan debat. Padahal, sejatinya lawan debat adalah teman berpikir.
Baca juga: Debat Ketiga Cagub-Cawagub Aceh Ricuh Gara-gara Mikrofon di Kerah Baju
“Melihat Muallem jangan hanya dari sudut pandang sekolah saja, kita juga harus bisa menghargai pengorbanan nyawa beliau untuk Aceh,” kata aktivis perempuan Aceh itu.
Perlu diketahui, kuatnya elektabilitas Muallem-Dek Fadh turut disokong para intelektual Aceh seperti, seperti Muslim, Nasir Djamil, Abdullah Puteh, Irwandi Yusuf, Nurlis Efendi, Teuku Kamaruzzaman, para aktivis serta kalangan Santri Dayah di Aceh.
Baca juga: Survei LSI Pilgub Aceh: Elektabilitas Mualem-Dek Fadh 45,9 Persen, Bustami-Fadhil 29,8 Persen
Lihat Juga :