Gubernur Sulawesi Selatan Imbau Warga Salat Ied di Rumah
Selasa, 19 Mei 2020 - 18:04 WIB
loading...
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. Foto/Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Gubernur Sulsel , Nurdin Abdullah, mengimbau warga untuk melaksanakan Salat Idul Fitri alias Salat Ied di rumah masing-masing. Hal itu menjadi keputusan dalam rapat bersama Forkopimda, bupati dan wali kota se-Sulsel. Keputusan itu diambil sebagai upaya menekan penyebaran virus corona alias covid-19.
Gubernur Nurdin menyebut imbauan Salat Ied di rumah selaras dengan anjuran pemerintah pusat sebagai upaya menekan penyebaran covid-19. Pasalnya, diperkirakan pasca lebaran Idul Fitri, angka infeksi kasus corona akan mengalami peningkatan.
Baca Juga: Warga Sulsel Diimbau Laksanakan Salat Idul Fitri di Rumah
Imbauan ini juga berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, Menteri Kesehatan, Menteri Perhubungan, Menteri Agama, Jaksa Agung, Panglima TNI, Kapolri, Kepala BIN, Kepala BNPB selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dan para gubernur se Indonesia.
Menurut dia, langkah antisipatif penting guna memastikan penyebaran corona tidak semakin melonjak. Saat ini, angka infeksi corona sudah mencapai beberapa belas ribu per hari ini. Termasuk Sulsel diprediksi pada hari H itu berdasarkan hasil kajian dari Badan Intelijen Negara (BIN) kemungkinan berada pada angka 1.400 positif.
Gubernur Nurdin menyebut imbauan Salat Ied di rumah selaras dengan anjuran pemerintah pusat sebagai upaya menekan penyebaran covid-19. Pasalnya, diperkirakan pasca lebaran Idul Fitri, angka infeksi kasus corona akan mengalami peningkatan.
Baca Juga: Warga Sulsel Diimbau Laksanakan Salat Idul Fitri di Rumah
Imbauan ini juga berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, Menteri Kesehatan, Menteri Perhubungan, Menteri Agama, Jaksa Agung, Panglima TNI, Kapolri, Kepala BIN, Kepala BNPB selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dan para gubernur se Indonesia.
Menurut dia, langkah antisipatif penting guna memastikan penyebaran corona tidak semakin melonjak. Saat ini, angka infeksi corona sudah mencapai beberapa belas ribu per hari ini. Termasuk Sulsel diprediksi pada hari H itu berdasarkan hasil kajian dari Badan Intelijen Negara (BIN) kemungkinan berada pada angka 1.400 positif.
Lihat Juga :