Keputusan Bersama! Palopo Tiadakan Salat Ied di Masjid
Selasa, 19 Mei 2020 - 15:46 WIB
loading...
Forkopimda Palopo memutuskan meniadakan Salat Ied di masjid dan lapangan pada rapat persiapan Hari Raya Idul Fitri 1441 H. Foto/SINDOnews/Chaeruddin
A
A
A
PALOPO - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Palopo menyepakati untuk meniadakan Salat Ied atau Salat Idul Fitri di masjid maupun di lapangan pada tahun ini. Salat Ied dianjurkan dilakukan di rumah. Langkah itu sebagai upaya menekan penyebaran virus corona alias covid-19 yang masih mewabah.
Keputusan menggelar Salat Ied di rumah disepakati pada rapat persiapan Hari Raya Idul Fitri 1441 H yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Palopo, Judas Amir, di Aula Lantai II Balai Kota Palopo pada Selasa (19/5/2020). Turut hadir unsur pimpinan Forkopimda lain, tokoh agama, MUI, FKUB, perwakilan mahasiswa dan stake holder lainnya.
Baca Juga: Warga Sulsel Diimbau Laksanakan Salat Idul Fitri di Rumah
Judas menerangkan setelah meminta pertimbangan seluruh pihak, disepakati untuk meniadakan Salat Ied di masjid dan lapangan. Hal itu juga mengikuti imbauan pemerintah pusat, ulama dan tokoh nasional yang menyarankan agar Salat Ied tahun ini dilaksanakan di rumah.
"Tentunya ini untuk menghindari hal-hal yang ada kaitannya dengan kerumunan orang dan berkumpulnya banyak orang di tengah pandemi covid-19. Dimana kita tahu bersama bahwa bahaya dan cara terjangkitnya virus ini dari orang ke orang," jelas Judas.
Keputusan menggelar Salat Ied di rumah disepakati pada rapat persiapan Hari Raya Idul Fitri 1441 H yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Palopo, Judas Amir, di Aula Lantai II Balai Kota Palopo pada Selasa (19/5/2020). Turut hadir unsur pimpinan Forkopimda lain, tokoh agama, MUI, FKUB, perwakilan mahasiswa dan stake holder lainnya.
Baca Juga: Warga Sulsel Diimbau Laksanakan Salat Idul Fitri di Rumah
Judas menerangkan setelah meminta pertimbangan seluruh pihak, disepakati untuk meniadakan Salat Ied di masjid dan lapangan. Hal itu juga mengikuti imbauan pemerintah pusat, ulama dan tokoh nasional yang menyarankan agar Salat Ied tahun ini dilaksanakan di rumah.
"Tentunya ini untuk menghindari hal-hal yang ada kaitannya dengan kerumunan orang dan berkumpulnya banyak orang di tengah pandemi covid-19. Dimana kita tahu bersama bahwa bahaya dan cara terjangkitnya virus ini dari orang ke orang," jelas Judas.
Lihat Juga :