Bangkit dari Pandemi, Industri Fesyen Bandung Gelar Virtual Fashion Show

Selasa, 16 Maret 2021 - 09:17 WIB
loading...
Bangkit dari Pandemi, Industri Fesyen Bandung Gelar Virtual Fashion Show
Model menampilkan karya kolaborasi MonelxArkiv dalam virtual fashion show di kawasan Buahbatu, Kota Bandung, kemarin. Agung Bakti Sarasa
A A A
BANDUNG - Pandemi COVID-19 yang telah meluluhlantakkan sektor ekonomi berdampak besar terhadap industri fesyen, tak terkecuali industri fesyen Bandung yang dikenal sebagai kiblat fesyen Tanah Air.

Berbagai upaya pun dilakukan para pelaku industri fesyen Bandung untuk menarik pembeli lewat konsep virtual, salah satunya dengan menggelar virtual fashion show yang disiarkan secara live seperti yang dilakukan Monel, brand fesyen asal Kota Bandung.

"Kami biasa launching ada fashion show. Karena (sekarang) pandemi, kita ingin mengadaptasi fashion show versi online," ujar salah satu pendiri Monel, Irma Mariam saat virtual launching MonelxArkiv, di sebuah studio di Buahbatu, Kota Bandung, Senin (15/3/2021).

Baca juga: Klaster Sekolah Muncul di Tasikmalaya, 20 Siswa dan Guru Positif COVID-19

Virtual fashion show digelar Monel untuk memperkenalkan koleksi terbarunya hasil kolaborasi dengan seniman Arkiv Vilmansa. Menurut Irma, virtual fashion show bisa membuat orang-orang lebih tertarik terhadap produk yang dipamerkan.

"Satu look bisa menggambarkan apa yang mau dieksplor, ada feminin, sporty, edgy, casual," ungkapnya.

Dia menjelaskan, kolaborasi dengan Arkiv merupakan salah satu upaya Monel untuk tetap bertahan di tengah gempuran pandemi. Tak dipungkiri, kata Irma, peritel yang fokus pada produk hijab ini sempat mengalami penurunan omzet hingga 30 persen.

Baca juga: Dies Natalis Ke-65, IPDN Gelar Seminar Otonomi Khusus Papua dan Papua Barat

Dalam kolaborasinya, pihaknya memilih seniman Arkiv karena memiliki kesamaan konsep desain dengan Monel, yakni cheerful, colorful, dan playful. Monel berharap, kolaborasi ini bisa membuka target market yang semakin luas.

"Arkiv gak pernah ngeluarin sesuatu yang asal-asalan. Kita mau ngangkat hijab, tapi ada art-nya, value-nya jadi lebih," ujar Irma.
Halaman :
Baca Berita Terkait Lainnya
Copyright © 2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.1210 seconds (0.1#10.140)